Advertisement

TMMD di Kota Jogja Tercapai 100%, Ini Dampaknya untuk Masyarakat

Abdul Hamied Razak
Kamis, 03 Mei 2018 - 20:17 WIB
Nina Atmasari
TMMD di Kota Jogja Tercapai 100%, Ini Dampaknya untuk Masyarakat Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 dan TMMD Sengkuyung berakhir, Kamis (3/5/2018). - Harian Jogja/Abdul Hamied Razak

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA- Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 dan TMMD Sengkuyung berakhir, Kamis (3/5/2018). Selama 30 hari dilaksanakan program ini memberi dampak positif bagi masyarakat.

Komandan Kodim 0734 Jogja Letnan Kolonel Inf Rudi Firmansyah mengatakan kegiatan TMMD ini bertujuan untuk membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah. Tujuan lainnya untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Hari ini pelaksanaan TMMD yang dipusatkan di Kelurahan Pandeyan Umbulharjo resmi ditutup,” katanya saat penutupan Pelaksanaan TMMD Reguler ke-101 dan TMMD Sengkuyung, di Lapangan Balaikota Jogja, Kamis (3/5/2018).

Dijelaskan Rudi, beragam kegiatan baik fisik maupun non fisik dilaksanakan selama TMMD dapat diselesaikan dengan baik. Seperti pembangunan talut bronjong setinggi tiga meter sepanjang 147 meter di sungai Gajah Wong selesai 100%.

Begitu juga dengan rehab Balai RW dan 10 rumah tidak layak huni (RTHL) serta perbaikan MCK. “Semuanya selesai 100 persen. Kegiatan non fisik seperti penyuluhan dan sosialisasi narkoba, bela negara dan KDRT juga selesai diberikan,” katanya.

Kemanunggalan TNI dengan rakyat juga terasa dengan sejumlah program. Mulai aksi sosial donor darah, pengobatan massal hingga pembagian sembako. Selama TMMD berlangsung, TNI dan rakyat juga bersama-sama melaksanakan outbond, karya bakti, lomba mancing, lomba Posyandu dan festival anak soleh.

“Kegiatan ini melibatkan 150 personel TNI dan 100 orang unsur Ormas dan masyarakat. Total dana yang digunakan sebesar Rp1,15 miliar,” katanya.

Walikota Jogja Haryadi Suyuti menilai, program TMMD yang digelar setiap tahun mampu mempercepat proses pembangunan di suatu wilayah. Alasannya, selain melakukan kegiatan sisi fisik (infrastruktur), TMMD juga terlibat dalam pemberdayaan masyarakat.

Advertisement

“Kami berharap kerja sama antara pemerintah, TNI dan rakyat terus menghasilkan sesuatu yang produktif. Kalau semua bisa kompak, rukun dan damai, pasti akan produktif. Hal semacam ini yang perlu dijaga dan dipertahankan," tandasnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Pekan Ini Jembatan Kretek 2 Diresmikan

Pekan Ini Jembatan Kretek 2 Diresmikan

Jogjapolitan | 11 hours ago

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Naik Status Jadi Awas, Gunung Semeru Alami 22 Kali Letusan

News
| Senin, 05 Desember 2022, 00:47 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement