Rute Trans Jogja Terbaru, Tarif Murah dan Tanpa Tunai
Trans Jogja 2026 kini 100% digital. Cek rute lengkap, tarif murah, dan akses ke titik strategis di seluruh Jogja.
Ilustrasi simulasi bencana alam untuk tanggap bencana. (Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara)
Harianjogja.com, JOGJA-Pembentukan kampung siaga bencana (Katana) terus dilakukan Pemkot Jogja. Tahun ini, dari 15 Katana yang direncanakan, baru lima Katana yang dibentuk.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja Agus Winarta mengatakan, kelima Katana yang dibentuk meliputi Kelurahan Bumijo, Kelurahan Prenggokusuman, Kelurahan Suryodiningratan, Kelurahan Warungboto, dan Kelurahan Sosromenduran.
Pengukuhan kelima Katana tersebut bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara pihak pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, organisasi masyarakat dan kelompok-kelompok yang peduli dalam pengurangan risiko bencana.
"Pengukuhan Katana ini sangat strategis khususnya bagi masyarakat di daerah rawan bencana. Mereka akan meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap bencana,” katanya, Sabtu (12/5/2018).
Mantan Camat Umbulharjo itu menjelaskan, Katana dibentuk tidak sekadar memberi predikat kepada satu kelurahan semata, melainkan harus ada upaya-upaya yang terukur. Salah satunya masyarakat yang sudah sadar bencana melalui beberapa proses kegiatan. Mulai dari kajian, sosialisasi kebencanaan, pembuatan peta bahaya, peta jalur evakuasi, pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), pelatihan teknis hingga simulasi bencana.
"Warga harus paham apa yang perlu dikerjakan ketika bencana datang. Mereka juga bisa mengetahui cara menghadapi ketika datang bencana," katanya.
Jogja mulai membentuk kampung tangguh bencana sejak 2013. Saat itu sebanyak 10 kampung dibentuk sebagai percontohan. Setahun kemudian pada 2014 dibentuk 20 kampung dan 25 kampung pada 2015.
"Hingga kini, kami sudah membentuk 75 Katana. Tahun ini kami akan tambah 15 Katana baru sehingga nantinya semua kelurahan sudah berstatus sebagai Katana," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Trans Jogja 2026 kini 100% digital. Cek rute lengkap, tarif murah, dan akses ke titik strategis di seluruh Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dengan tarif Rp8.000. Simak jam keberangkatan lengkap dari Yogyakarta hingga Palur untuk perjalanan lebih praktis.
Jadwal KRL Solo-Jogja terbaru dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan dari Palur hingga Yogyakarta untuk perjalanan lebih praktis.
Panglima TNI Agus Subiyanto meminta alumni SMA Taruna Nusantara menjadi generasi adaptif, berkarakter, dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.
Pakar UMY mengungkap blackout Sumatra bukan sekadar gangguan transmisi, tetapi menunjukkan lemahnya ketahanan sistem kelistrikan dan proteksi jaringan.
SpaceX meluncurkan 29 satelit Starlink baru sehingga total satelit aktif melampaui 10.400 unit untuk memperluas layanan internet global.