Bandara Adisutjipto Beroperasi 24 Jam, Aktivitas Gunung Merapi Diwaspadai

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi didampingi General Manager Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama melihat sejumlah fasiltas bandara Adisutjipto, Yogyakarta, Senin (17/04/2017). - Harian Jogja/Desi Suryanto
07 Juni 2018 10:17 WIB Salsabila Annisa Azmi Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Aktivitas Gunung Merapi masih berkembang mendekati Lebaran 2018. Terkait hal tersebut, PT Angkasa Pura I Yogyakarta tetap beroperasi 24 jam dengan Notice to Airmen (Notam).

General Manager PT Angkasa Pura I Yogyakarta Agus Pandu Purnama mengatakan demi persiapan libur lebaran, operasional bandara dibuka selama 24 jam mulai tanggal 7 Juni 2018 hingga 24 Juni 2018.

"Jika terjadi dampak merapi yang membuat penutupan, kami akan mengeluarkan Notice to Airmen [Notam] 24 jam, jadi siaga 24 jam," kata Agus seusai apel pembukaan posko angkutan lebaran di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Rabu (06/06/2018).

Pandu mengatakan Notam adalah pemberitahuan yang disebarluaskan melalui peralatan telekomunikasi yang berisi informasi mengenai penetapan, kondisi atau perubahan di setiap fasilitas, pelayanan, prosedur atau kondisi berbahaya, berjangka waktu pendek dan bersifat penting untuk diketahui oleh personel operasi penerbangan.

Pandu menambahkan biasanya bandara beroperasi hanya 12 jam, namun untuk mengantisipasi prediksi lonjakan pemudik yang lebih tinggi dibanding tahun lalu, bandara tetap beroperasi 24 jam dengan Notam.

Proses pengamanan akan didukung oleh TNI Angkatan Udara Adisutjipto. "Seluruh CCTV akan tersambung dengan Kementerian Perhubungan dan Bandara Kepolisian TNI AU dan juga Basarnas," kata Agus.

Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Tedi Rizalihadi mengatakan siap mendukung airnav dalam keselamatan, apalagi dengan banyaknya extra flight yang disediakan.

"Berdasarkan pengalaman tahun lalu, juga perlu rekayasa lalin pesawat. Sudah dirapatkan, sudah sepakat akan ada pintu yang dibuka di Angkatan Udara. Demi kenyamanan masyarakat saya ijinkan buka," kata Tedi.