3.174 Mahasiswa UII KKN, Semua Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Sebanyak 3.174 mahasiswa UII dilepas untuk KKN 2026 dan mendapat perlindungan JKK serta JKM BPJS Ketenagakerjaan selama menjalankan pengabdian.
Petugas pemantau kesehatan hewan kurban Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja melakukan pemeriksaan kesehatan kambing di Jalan Pramuka, Jumat (9/8/2018)./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA- Kondisi hewan kurban di wilayah Jogja mulai diperiksa. Jika ditemukan hewan kurban yang sakit ataupun cacat, petugas meminta agar hewan tersebut tidak dijual.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Jogja Sugeng Darmanto mengatakan pemeriksaan hewan kurban tersebut dilakukan diseluruh penjual hewan kurban secara bertahap. Petugas dari DPP meminta penjual untuk segera mengisolasi hewan kurban yang didiagnosis sakit. "Meskipun sakit ringan kami juga minta diisolasi agar tidak menularkan ke hewan lain," katanya di sela-sela pemeriksaan hewan kurban di jalan Pramuka Kotagede, Jumat (10/8/2018).
Pada pemeriksaan tersebut ditemukan beberapa hewan yang sakit mata. Satu ekor kambing pada kaki depan sebah kiri juga ditemukan cacat dan tidak layak dijual sebagai hewan kurban. Petugas pun meminta hewan tersebut diisolasi. “Setelah diisolasi, hewan-hewan yang didiagnosis sakit harus diobati. Petugas hewan bisa mengecek dan mengobati penyakit hewan kurban,” katanya.
Meski beberapa hewan ditemukan sakit dan cacat, namun sebagian besar hewan kurban yang dijual dalam kondisi layak dan sehat. Hewan yang mengalami iritasi pada matanya kata Sugeng akibat proses transportasi hewan kurban dari daerah asal ke lokasi penjualan. "Jadi bukan wabah penyakit. Hanya akibat perjalanan saja. Ada juga sapi yang awalnya tidak mau makan, setelah diberi vitamin sekarang mau makan," ujarnya.
Hewan kurban yang dijual di Jogja, lanjut Sugeng berasal dari luar kota seperti Temanggung atau Wonosari Gunung Kidul. Hewan-hewan tersebut dibawa menggunakan kendaraan bak terbuka. Iritasi mata, lanjutnya, tidak akan mempengaruhi kondisi kesehatan kambing atau sapi dan hewan tersebut tetap akan dinyatakan layak sebagai hewan kurban. "Jadi kemungkinan hewan ini mengalami iritasi akibat debu di sepanjang perjalanan. Nanti diolesin salep mata dan vitamin bisa sembuh,” katanya.
Dia mengimbau agar masyarakat membeli hewan kurban yang sudah dilabeli sehat oleh DPP. Di Jogja terdapat sekitar 180 titik penjualan hewan kurban. Petugas akan mendatangi semua lokasi penjualan tersebut dan memberikan kalung ke kambing atau sapi yang dinyatakan layak kurban. “Pembeli harus memastikan bahwa kambing atau sapi yang dibeli sudah diperiksa. Tandanya, hewan tersebut sudah memiliki kalung layak kurban,” katanya.
Sementara itu, Ketua II Pusat Pengadaan Hewan Qurban (PPHQ) Angkatan Muda Muhammadiyah Kotagede Jogja Muh. Syafiq mengatakan, hewan-hewan kurban tersebut didatangkan dari beberapa daerah sepeti Magelang dan Temanggung untuk kambing dan Wonosari serta Wonogiri untuk sapi. Kambing dijual dengan harga antara Rp1,5 juta hingga Rp4,1 juta sementara sapi dijual antara Rp17,5 juta hingga Rp27 juta. Tahun ini mereka menargetkan menjual 500 kambing dan 20 sapi.
"Kondisi kesehatan hewan pasti kami perhatikan. Kami memiliki petugas pemeriksa untuk mengecek kondisi kesehatan hewan setiap hari. Kalau ada yang sakit, langsung diisolasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 3.174 mahasiswa UII dilepas untuk KKN 2026 dan mendapat perlindungan JKK serta JKM BPJS Ketenagakerjaan selama menjalankan pengabdian.
Bug WhatsApp di sejumlah HP Android bisa membuka galeri saat layar terkunci. Simak perangkat yang terdampak dan cara mengurangi risikonya.
DPRD Kabupaten Kulonprogo resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol serta Pelarangan Minuman
Sebanyak 21 bakal calon lurah dalam proses pengisian lurah melalui mekanisme pergantian antarwaktu di Kabupaten Sleman dinyatakan lolos seleksi administrasi.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan BISA PandAI melalui program BISA Vokasi yang berfokus pada penerapan teknologi kecerdasan buatan
Jadwal bola 4-5 September 2026 menghadirkan Arema FC, Bali United, Liverpool, Real Madrid, PSG hingga Galatasaray. Cek jadwal lengkapnya.