Poltekkes TNI AU Adisutjipto Kini Resmi Dibuka

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna memotong pita sebagai pembukaan Poltekkes TNI AU Adisutjipto Yogyakarta, Senin (27/8/2018). - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
28 Agustus 2018 05:50 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Politeknik Kesehatan (Poltekkes) TNI AU Adisutjipto Yogyakarta yang berada di bawah naungan Yayasan TNI Angkatan Udara Adi Upaya (Yasau) telah selesai dibangun dan diresmikan pada Senin (27/8/2018). Lulusan dari kampus ini diharapkan mampu menyokong tenaga medis dan para medis baik di rumah sakit milik TNI AU maupun rumah sakit umum lainnya.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna mengatakan dengan selesainya proyek pembangunan serta telah diterbitkannya keputusan Menristek Dikti No.165/KPT/2018 tentang Izin Pendirian Poltekkes Adisutjipto maka proses belajar di Poltekkes TNI AU Adisutjipto sudah bisa dimulai. Keberadaan Poltekkes ini diharapkan mampu meningkatkan kredibilitas TNI AU Adisutjipto dalam mengembangkan sumber daya manusia melalui jalur pendidikan.

Yuyu mengatakan ide pembangunan Poltekkes TNI AU Adisutjipto bersumber dari moratorium fakultas kedokteran oleh Menristek Dikti. Saat itu pimpinan TNI AU memiliki gagasan untuk mendirikan Poltekkes di lingkungan TNI AU, di mana ke depan lulusan Poltekkes bisa mengisi tenaga medis dan paramedis di rumah sakit milik TNI AU yaitu RSP TNI AU Hardjolukito Yogyakarta.

Kegiatan belajar-mengajar di Poltekkes TNI AU Adisutjipto akan dimulai pada September mendatang. Sampai saat ini sudah ada 60 calon mahasiswa yang mendaftar.

"Ini animo yang besar. Saya harap pengelola Poltekkes mampu menjawab animo masyarakat ini dengan penataan dan pengelolaan pendidikan yang profesional dan komprehensif. Harus mampu menghasilkan tenaga medis yang profesional, terampil, berkarakter unggul, inovatif, dan religius, sehingga lulusannya memberi kontribusi kepada masyarakat dan mampu berkompetisi dalam masyarakat global," katanya.

Yuyu menjelaskan perguruan tinggi di bawah Yasau sudah berkembang baik di Jogja, Bandung, maupun Jakarta. Setidaknya dari tiga perguruan tinggi yang ada di tiga daerah tersebut, Yasau sudah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat karena mendidik sekitar 8.000 mahasiswa.

Ia berharap pengelola Poltekkes mampu berinovasi dalam mendidik mahasiswa dengan baik sehingga mencetak lulusan yang berkembang dan mampu dibanggakan sesuai keinginan orang tua.

Pembangunan Poltekkes dipilih di DIY karena lahan yang tersedia ada di wilayah ini. Selain itu prospek pendidikan di DIY juga tinggi sehingga Yasau ingin berkontribusi dalam mencetak kalangan terpelajar. Nantinya lulusan Poltekkes TNI AU Adisutjipto diharapkan tidak hanya bisa mengabdi di RSP Hardjolukito tetapi juga rumah sakit lain.

Sementara Kolonel Purnawirawan Junianto selaku Wakil Ketua Pembangunan Proyek mengatakan pembangunan Poltekkes TNI AU Adisutjipto memakan biaya sekitar Rp10 miliar. "Pembangunannya didukung dari anggaran pembangunan Yasau sebesar Rp10,296 miliar," katanya.

Pembangunannya dilakukan dalam dua tahap mulai Februari 2017 sampai Agustus 2018. Kampus Poltekkes TNI AU Adisutjipto berada di utara Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA). Kampus ini memiliki luas 2.579,5 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 10.962 meter persegi. Terdiri dari gedung kantor, gedung laboratorium, gedung kuliah, kantor rumah tangga, dan pagar tembok serta talud.