38 Jembatan di Gunungkidul Rusak, Pemkab Lakukan Perbaikan Bertahap
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati terkait dengan modus penipuan berkedok rekrutmen CPNS. Hal ini dilakukan agar tidak menjadi korban penipuan oleh oknum tak bertanggungjawab.
Kepala BKPP Gunungkidul Sigit Purwanto mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah menerima dua laporan terkait dengan modus penipuan berkedok rekrutmen CPNS.
Selain itu, ada juga aduan dari sejumlah kepala sekolah terkait dengan pemberkasan CPNS bagi tenaga honorer. “Ini patut diwaspadai karena modus penipuan akan semakin marak pada saat ada proses rekrutmen,” katanya kepada wartawan, Kamis (18/10/2018).
Dia menjelaskan, dalam modus penipuan ini banyak yang mencatut nama-nama penting seperti kepala daerah, kepala BKPP hingga pejabat lainnya di lingkup pemkab. Sigit mencontohkan, beberapa waktu lalu ada seseorang yang mengadu ke BKPP terkait proses rekrtumen. Aduan ini mencatut nama kepala BKPP Gunungkidul yang dijanjikan akan dibantu dalam proses perekrutan.
“Pada saat bertemu, saya minta kepada pengadu untuk menelepon ulang ke nomor yang menghubungi. Hasilnya diminta ke TU untuk diantar bertemu saya [Kepala BKPP Gunungkidul], padahal saat menelepon sudah bertemu langsung dengan saya,” ungkapnya.
Sigit menuturkan, modus-modus seperti ini harus diwaspadai karena jika tidak berhati-hati bisa menjadi korban penipuan. “Praktiknya nanti dijanjikan akan dipermudah dalam proses rekrutmen CPNS, tapi yang bersangkutan akan dimintai uang sebagai imbalan,” tuturnya.
Lebih jauh dikatakan Sigit, sejak rekrutmen CPNS 2014 lalu, proses seleksi sangat transparan. Hal ini terlihat dari model tes yang menggunakan tes berbasis komputer. “Hal yang sama juga berlaku di tahun ini. Apalagi urusan rekrutmen terpusat di Pemerintah Pusat dan pemkab hanya sebatas membantu dalam proses administrasi saja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)