Harga Cabai Rawit di Gunungkidul Naik Lagi, Tembus Rp80.000
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Pembangunan panggung terbuka di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, beberapa waktu lalu./Ist-Dinpar Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul menargetkan penyelesaian pembangunan parkir terpadu Nglanggeran di Kapanewon Patuk di akhir tahun ini. Proyek tersebut sempat mandek di 2024 karena kinerja buruk dari rekanan sehingga dilakukan pemutusan kontrak.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supriyanta mengatakan, pembangunan kawasan parkir terpadu di objek wisata Nglanggeran di Kalurahan Nglanggeran, Patuk jalan terus. Hingga saat ini masih dalam proses Lelang untuk penyelesaian pekerjaan yang belum terselesaikan.
“Kami targetkan di akhir tahun bisa selesai pengerjaannya,” kata Supri kepada wartawan, Kamis (16/10/2025).
Dia menjelaskan, penyelesaian Parkir Terpadu Nglanggeran tetap didanai menggunakan Dana Keistimewaan. Pagu yang disediakan untuk pembangunan tahap ketiga sebesar Rp500 juta.
Dana ini, lanjut Supri, dipergunakan untuk konsultan perencanaan sebesar Rp20 juta; Rp15 juta untuk konsultan pengawas. Adapun sisanya, Rp465 juta diperuntukan membangun dalam rangka penyelesaian tempat parkir tersebut.
“Pengerjaan di tahap ketiga untuk finishing. Contohnya, ada pengerasan jalan, penambahan paving block. Ada juga menambah fasilitas seperti toilet, pendopo hingga tempat ibadah,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemutusan kontrak terhadap rekanan yang mengerjakan pembangunan kawasan parkir Nglanggeran di 2024 lalu. Hal ini dikarenakan, kontraktor yang menjadi rekanan tidak sanggup menyelesaikan pekerjaan untuk membangun fasilitas tersebut.
“Tidak sampai selesai dan berhenti pengerjaan pembangunannya,” kata Windu.
Total proyek ini menelan biaya sekitar Rp5 miliar. Dikarenakan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dikenakan sanksi denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Ada detailnya karena untuk penyelesaian masalah ini, juga mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Gunungkidul,” katanya.
Ia berharap target pembangunan bisa selesai di akhir tahun bisa tercapai sehingga keberadaan tempat parkir ini bisa difungsikan sebagaimana mestinya. “Masih proses dan mudah-mudahan semua berjalan lancar,” katanya.
Lurah Nglanggeran, Widada mengatakan, dibangunnya jalan baru Gunungkidul-Sleman memberikan kemudahan akses bagi pengunjung ke destinasi wisata di Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran. Guna memberikan kemudahan akses, maka dibangunlan fasilitas kawasan parkir terpadu yang berada di sisi selatan simpang Empat Nglanggeran.
Meski demikian, ia mengakui proses pembangunan tidak berjalan dengan lancar. Hal ini dikarenakan adanya pemutusan kontrak dengan rekanan yang melaksanakan pembangunan tahap kedua.
“Kami berharap agar bisa dilanjutkan lagi pembangunannya sehingga tidak jadi bangunan mangkrak,” kata Widada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.