Rumah Milik Lansia di Galur Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kulonprogo berusaha memadamkan api yang membakar rumah milik Maryoto Hadi di Dusun Derpoyudan VIII, Desa Tirtorahayu, Kecamatan Galur, Jumat (19/10 - 2018).Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
19 Oktober 2018 15:15 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kulonprogo. Jumat (19/10/2018). api melalap sebuah rumah di Dusun Derpoyudan VIII, Desa Tirtorahayu, Kecamatan Galur, Jumat (19/10). Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolsek Galur, Kompol B. Muryanto, mengatakan api yang melalap rumah milik Maryoto Hadi, 76, warga Derpoyudan VIII terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Saat itu, kata Muryanto, seorang warga melihat kepulan asap di atap rumah milik lansia tersebut.

"Kebetulan salah seorang warga sedang duduk seusai memarkirkan truknya di dekat rumah korban. Tetapi saksi kaget saat melihat api dan kepulan asap di atap ruangan depan rumah korban. Saksi kemudian memanggil anak korban dan berteriak minta tolong," kata Muryanto saat ditemui Harian Jogja, Jumat.

Mendengar teriakan minta tolong, warga sekitar lantas berdatangan untuk memadamkan api, dan memanggil bantuan mobil pemadam kebakaran dan kepolisian setempat. Beruntung sekitar pukul 08.45 WIB api berhasil dipadamkan.

Maryanto mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, terdiri dari tumpukan kayu jati sebanyak 3,5 meter kubik, uang tunai Rp35 juta, sepeda dan empat almari. Untuk penyebab kebakaran hingga Jumat siang masih diselidiki.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo, Ariadi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Dia mengaku memimpin pemadaman api begitu menerima laporan warga. “Begitu menerima laporan warga kami langsung meluncur ke lokasi,” kata Ariadi

Atas kejadian ini Ariadi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan selalu mengantisipasi kemungkinan terjadi kebakaran. Pasalnya kebakaran ini menambah daftar panjang kasus kebakaran di Bumi Binangun. Dikatakan Ariadi, sejak Januari 2018 hingga kejadian ini sudah menangani puluhan kejadian kebakaran.