Ini Tanggapan Pemda DIY soal Kisruhnya Tes CPNS di Jogja

Peserta tes CPNS berjubel menanyakan informasi pembatalan kepada panitia dan pengawas ujian CPNS di Gor Amongrogo, Kota Jogja, Jumat (26/10/2018). - Harian Jogja/Sunartono
26 Oktober 2018 16:20 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Graha Wana Bakti Yasa, Jogja dibatalkan, ribuan peserta kecewa. Tes yang seharusnya digelar pada Jumat (26/10) itu dibatalkan lantaran Pemerintah Pusat tidak mampu menyuplai peralatan computer assisted test (CAT) berupa personal computer (PC) dengan tepat waktu.

Sekda DIY Gatot Saptadi menyatakan pada awalnya tes tetap akan dilaksanakan dengan jumlah laptop hanya 200 unit. Namun karena setiap setiap sesi berjumlah 450 peserta, akhirnya diputuskan ditunda setelah semua peralatan dinyatakan siap. Jika tetap dipaksakan dengan jumlah PC yang terbatas dikhawatirkan dapat menganggu kenyamanan peserta.

Dia mengklaim koordinasi dengan Pusat terkait tes CPNS sudah dilakukan secara intens. Kewenangan Pemda DIY diakui dia hanya menyiapkan tempat, sedangkan hardware dan sofware sepenuhnya ditanggung Pusat. Semua pihak yang terlibat sudah berusaha menjalankan sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing, namun dalam perjalanan ternyata terhambat di kedatangan hardware. "Mohon maaf sekali, kami berharap tidak usah saling menyalahkan, ini di luar dugaan kami," katanya.

Dia menyarankan peralatan sebaiknya disiapkan daerah sehingga tidak perlu mendatangkan dari Pusat. Ia meyakini jika peralatan komputer disiapkan dari wilayah DIY yang relatif dekat, dapat meminimalkan kendala. "Nyatanya yang pelaksanaan BKN di Jalan Magelang bisa terlaksana, karena alatnya dari daerah.”