Kejar Target Wisman, Pelaku Industri Pariwisata Bertemu di JITAC 2026
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.
Sejumlah nelayan menghitung hasil tangkapan bersama pengepul ikan di Pantai Congot, Kamis (4/10/2018)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, JOGJA--Rendahnya angka konsumsi ikan di DIY ternyata berbanding terbalik dengan jumlah ikan yang didistribusikan ke luar DIY, baik ke beberapa daerah di Indonesia maupun ekspor ke mancanegara.
Seperti diketahui berdasarkan data yang ada, jumlah konsumsi ikan di DIY pada 2017 adalah sebesar 23,75 kilogram per kapita per tahun, jauh di bawah rata-rata nasional sebanyak 47 kilogram per kapita per tahun. Padahal jumlah itu sebenarnya sudah mengalami peningkatan setiap tahun, seperti pada 2016 sebesar 23,10 kilogram per kapita per tahun dan 2015 sebesar 23,07 kilogram per kapita per tahun.
Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Informasi Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Yogyakarta Haryanto tidak menampik konsumsi ikan di DIY masih sangat rendah. Sebagai balai yang berada di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan pihaknya terus berupaya mensosialisaikan makan ikan seperti program gemar memasyarakatkan makan ikan. "DIY memang sangat perlu untuk ditingkatkan karena konsumsi ikan masih rendah," ujarnya, Jumat (9/11/2018).
Sebaliknya, kata Haryanto, jumlah ikan dari perairan DIY yang diekspor ke luar daerah bahkan hingga luar negeri sangat tinggi. Haryanto mengatakan data selama Oktober 2018 ikan konsumsi atau nonhidup yang keluar dari DIY, seperti cumi-cumi sebanyak 18.015 kilogram; telur Gurami 325 kilogram; betutu beku 50 kilogram; dan gurita lima kilogram.
Selain itu ikan hidup yang dijual ekspor selama Oktober tercatat Larva Bawal sebanyak 2,14 juta ekor; benih patin 1,64 juta ekor; benih nila 1,25 juta ekor; dan udang vaname sebanyak 1,2 juta ekor. "Selama Oktober itu juga tuna kaleng mencapai 353.000 kilogram dan udang beku 134.000 kilogram yang keluar dari DIY," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.