Genjot Kualitas Perpustakaan lewat Lomba

Kepala Dispusip Bantul, Agus Sulistiyana memberikan hadiah kepada pengelola perpustakaan terbaik dalam lomba perpustakaan, beberapa waktu lalu. - Istimewa
23 November 2018 22:20 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Kualitas perpustakaan di Bantul terus digenjot. Salah satu yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul adalah dengan menggelar berbagai lomba terkait dengan pengelolaan perpustakaan.

Kepala Bidang Perpustakaan, Dispusip Bantul, Eny Laksmitowati mengatakan tak hanya bertujuan meningkatkan kualitas perpustakaan, melalui lomba-lomba itu nantinya semua perpustakaan di Bantul bisa diakreditasi.

Menurut dia tidak mudah untuk mendapatkan akreditasi. Sejumlah kriteria harus dimiliki perpustakaan, mulai dari koleksi buku yang harus berjumlah lebih dari 6.000 eksemplar; ketersediaan sarana dan prasarana seperti rak buku dan ruang baca; serta adanya tenaga perpustakaan yang terlatih; dan proses pengelolaan koleksi secara profesional.

"Harapannya tahun depan banyak perpustakaan yang diakreditasi lagi, sedang kami siapkan melalui pembinaan dan lomba-lomba perpustakaan," kata Eny di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul, Jumat (23/11/2018).

Beberapa lomba yang ia gelar, antara lain adalah lomba perpustakaan tingkat sekolah, desa, dan komunitas se-Kabupaten Bantul. Tahun ini Juara I Lomba Perpustakaan Tingkat Desa adalah Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan. Sedangkan untuk pemenang lomba tingkat sekolah dasar, masing-masing adalah SDN 1 Patalan, SD Dingkikan, SD Winongo, SDN 2 Jambidan, dan SD Jolosutro. “Sementara pemenang katagori komunitas, masing-masing adalah TBM [Taman Baca Masyarakat] Helikopter, TBM Teras Pintar, TBM Manca Pelangi, TBM Fakhrotul Fata, dan TBM Sakura,” ucap Eny.

Para pemenang tersebut, kata dia, tahun depan akan diikutkan dalam lomba perpustakaan tingkat provinsi hingga tingkat nasional. Khusus untuk Perpustakaan Desa Wukirsari dan Dlingo, diakui Eny sudah sukses sebagai Juara I dan II Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi. “Bahkan Wukirsari sudah masuk nasional sebagai juara tiga,” kata dia.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul, Agus Sulistiyana menegaskan adanya lomba perpustakaan juga mendorong pengelolaan perpustakaan agar sesuai standar yang sudah ditetapkan. "Dengan demikian, harapan ke depan dengan banyaknya perpustakaan yang standar pelayanannya bagus akan meningkatkan peran serta masyarakat dalam mengembangkan perpustakaan dan meningkatkan minat baca masyarakat," kata Agus.

Dia menyadari minat baca masyarakat Bantul berdasarkan hasil survei masih sedikit prosentasenya di banding jumlah penduduk Bantul. Karena itu butuh upaya-upaya menari terobosan untuk meningkatkan minat baca. Selain lomba berbagai upaya lainnya yang dilakukan dengan membentuk satuan tugas (Satgas) literasi tingkat dusun.