Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Sejumlah truk pengangkut air bersih mulai bertolak dari kantor BPBD Gunungkidul menuju wilayah kekeringan untuk lakukan dropping air bersih, Wonosari, Senin (4/6/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mulai melakukan antisipasi bencana menjelang musim penghujan, meski saat ini intensitasnya belum merata untuk wilayah Gunungkidul.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah berkirim surat kepada 18 camat di wilayah Gunungkidul.
Inti dari surat itu sendiri berupa himbauan untuk pemerintah kecamatan setempat siap siaga jelang musim penghujan, terutama untuk potensi longsor maupun angina kencang.
Dikatakan Edy surat tersbeut juga ditembuskan ke pemerintah desa agar meningkatkan kewaspadaan. “Kami ada 47 Destana [desa tangguh bencana]. Harapannya ini ada peningkatan kapasitas pada masyarakat yang ada di kawasan rawan bencana. Kami juga koordinasi dengan kelompok forum pengurangan risiko bencana,” kata Edy Minggu (25/11).
Selain itu, pihak BPBD Gunungkidul akan mengecek 30 alat peringatan longsor ata Early Warning System (EWS) yang ada di lokasi rawan bencana. Daerah yang perlu diwaspadai beberapa diantaranya, Kecamatan Gedangsari, Patuk, Nglipar, Ngawen dan Ponjong bagian utara.
Iapun menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor agar selalu berhati-hati. Terlebih jika nanti intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung berjam-jam.
Dikatakannya total dana antisipasi bencana BPBD memiliki sekitar Rp750 juta, yang meliputi untuk kesiapsiagaan, sewa alat berat serta rehabilitasi, rekonstruksi, dan tenaga. “Anggaran ini merupakan APBD tahun ini, jika nantinya kurang, mendesak bisa menggunakan dana tidak terduga,” katanya.
Sebelumnya Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG DIY, Djoko Budiyono mengatakan terkait hujan saat ini wilayah DIY secara bertahap mulai masuk musim hujan.
Hanya saja memang baru awal musim hujan, sehingga intensitas dan frekwensi terjadinya hujan belum terlalu besar, dikatakannya nanti secara bertahap bila musim hujannya sudah menguat maka intensitas dan frekwensi terjadinya hujan akan semakin besar dan sering hujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian