Petani Gunungkidul Didorong Melek Teknologi

Sosialisasi aplikasi Petani di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Kamis (29/11/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
30 November 2018 10:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perkembangan teknologi saat ini diharapkan dapat diikuti oleh para petani di Gunungkidul. Hanya saja beberapa kendala memang masih menghambat untuk pengenalan teknologi itu.

Direktorat ekonomi digital, Direktorat jenderal aplikasi informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan, Gunungkidul mencoba mengenalkan aplikasi Petani.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan dengan aplikasi Petani diharapkan para petani semakin berkembang mengikuti zaman yang ada.

“Dengan aplikasi ini akan mempermudah kinerja petani, baik nanti dalam pendataan tentang pertanian hingga semakin mempermudah pemasaran hasil pertanian,” kata Bambang, Kamis (29/11/2018).

Diharapkan pula dengan aplikasi ini dapat menarik minat anak muda, karena yang masih menjadi tantangan selain jangkauan jaringan internet dibeberapa titik yang sulit, para petani di Gunungkidul kebanyakan sudah berusia lanjut. Sehingga cukup sulit untuk menggunakan aplikasi.

“Petani muda ini yang diharapkan dapat melanjutkan pertanian di Gunungkidul, dengan kemajuan teknologi yang ada. Merekakan akan lebih tertarik,” ucapnya.

Salah satu petani muda, dari Kelompok Tani Ngudi Mulya, Garotan, Bendung, Semin, Yasri Handoko mengharapkan pula dengan adanya aplikasi Petani ini semakin mempermudah pemasaran hasil pertanian.

“Yang masih jadi tantangan atau kesulitankan pasca panen untuk menjualnya. Dengan aplikasi ini diharapkan lebih mudah. Selain itu semakin menarik anak muda juga,” ujarnya.

Dia mengatakan selama ini juga mulai mengajak anak-anak muda untuk mulai bertani, dan memanfaatkan teknologi yang ada untuk menambah wawasan tentang pertanian juga.

Aplikasi Petani ini sendiri memiliki sejumlah fitur seperti fitur jual, untuk menjual produk, lalu fitur toko untuk melihat beberapa penawaran dari petani lainnya, lalu ada juga fitur artikel untuk membaca informasi terkait budidaya hama, penyakit. Hingga informasi harga dan informasi pupuk, dan berbagai fitur lainnya untuk mendukung pertanian.