30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Kepala BPAD DIY, Monika Nur Lastiyani saat menjadi pembicara dalam Roadshow Minat Baca: Pembudayaan Kegemaran Membaca di Aula Balai Desa Tirtomulyo, Kretek, Bantul, Kamis (6/12/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY, Monika Nur Lastiyani mengajak masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan perputakaan desa sebagai sumber pengetahuan. Saat ini perpustakaan sudah ada di hampir semua desa dengan koleksi buku yang beragam.
"Saya ingin perpustakaan di desa jadi tempat kegiatan dan pusat mencari referensi terutama bagi ibu-ibu PKK. Mengadakan rapat-rapat di perpustakaan juga tidak apa-apa," kata Monika dalam acara Roadshow Minat Baca: Pembudayaan Kegemaran Membaca di Aula Balai Desa Tirtomulyo, Kretek, Bantul, Kamis (6/12/2018).
Selain Monika, hadir pula sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut, yakni Sekretaris Komisi D DPRD Bantul, Suwardi dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul, Agus Sulistiyana.
Monika mengatakan perpustakaan desa saat ini koleksinya terus diperbaharui karena dibantu oleh BPAD DIY. Koleksi buku juga disesuaikan dengan kondisi masyarakat masing-masing desa. Misalnya perpustakaan di wilayah desa-desa pesisir selatan diperbanyak buku-buku perikanan dan pertanian. Dengan begitu koleksi tersebut setelah dibaca bisa lansung diaplikasikan oleh masyarakat.
Tidak hanya perpustakaan desa, namun BPAD DIY juga memiliki banyak koleksi buku yang bisa diakses secara langsung di perpustakaan atau bisa diakses melalui aplikasi i-Jogja. Lewat aplikasi tersebut masyarakat dapat meminjam dan membacanya selama beberapa hari.
Kegiatan roadshow merupakan kampanye pembudayaan kegemaran membaca yang dilaksanakan tahun ini. Selain roadshow, kampanye serupa juga melalui bedah buku dan diskusi yang digelar di kabupaten dan kota. “Tahun depan, kami akan gelar lagi kampanye pembudayaan kegemaran membaca,” ucap Monika.
Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Suwardi mengaku mendukung upaya-upaya pembudayaan kegemaran membaca bagi masyarakat. Bahkan pihaknya akan terus mengawal anggaran kegiatan literasi tersebut. Tidak hanya kegiatannya, namun DPRD DIY juga akan mendorong untuk peningkatan sarana dan prasarana perpustakaan.
Upaya tersebut untuk meningkatkan budaya membaca di masyarakat, "Kami prihatin minat baca di DIY ini belum tinggi padahal kota pelajar," ujar Suwardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.