Atlet Berprestasi Gunungkidul Akan Diangkat Jadi Tenaga Harian Lepas

Ilustrasi olahraga lari - Reuters
15 Desember 2018 08:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul berencana mengangkat atlet berprestasi menjadi Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkup Pemkab Gunungkidul. Dengan diangkatnya menjadi THL tersebut diharapkan pembinaan dapat dilakukan secara berjenjang.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gunungkidul, Jarot Budi Santosa mengungkapkan pada 2019 mendatang atlet berprestasi yang kesulitan mencari pekerjaan namun berprestasi dalam olahraga akan disalurkan menjadi THL. “Nantinya tugas mereka berlatih, di samping juga bekerja membantu di lingkup pembkab sebagai THL,” kata Jarot, Jumat (14/12/2018).

Diakui Jarot, sebenarnya banyak atlet yang berprestasi semasa sekolah namun ketika lulus mereka kehilangan jati diri sebagai atlet. Sehingga hal itu menjadi perhatian pihaknya untuk mempertahankan bakat para atlet menjaga prestasi mereka.

Ia mengatakan selain rencana menjadikan THL itu, pemkab juga akan memberikan penghargaan pada para atlet akhir tahun ini. “Saat ini proses penyusunan administrasi,” katanya.

Dikatakan Jarot ia belum bisa memastikan berapa besaran yang akan diterima atlet, karena yang menentukan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul. Menurutnya penghargaan tersebut penting untuk memacu semangat para atlet, selain juga memacu dengan latihan rutin sesuai jadwal.

Syarat yang harus dipenuhi, atlet harus menunjukan sertifikat penghargaan yang pernah mereka peroleh. Selain itu juga dilampiri dengan surat pengantar dari sekolah.

“Nanti juga rekomendasi dari kami [KONI]. Penghargaan sangatlah penting diberikan pada atlet, terlebih mereka yang sudah memiliki prestasi berulang kali dengan jam terbang tinggi, tidak hanya mereka atlet kabupaten, provinsi, nasional dan internasional,” ucapnya.

Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rosyid membenarkan akan adanya penghargaan kepada para atlet. Senada dengan Jarot, untuk nominalnya belum dapat disampaikan. “Ada [penghargaan], pertengahan bulan ini rencananya,” ujar Bahron.