Khusus untuk Pekerja NYIA, Ada Posko A5 Pemilu

Ilustrasi Pemilu. (JIBI)
08 Februari 2019 21:00 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo akan membuka posko pelayanan A5 di kawasan proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) pada 14 Februari sampai 16 Februari 2019.

Langkah ini ditempuh sebagai tindak lanjut kerja sama KPU dengan Angkasa Pura (AP) 1 dan PP. KSO mengenai sosialisasi pindah memilih bagi para pekerja dan karyawan NYIA.

Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kulonprogo Yayan Mulyana memaparkan berdasarkan pertemuan antara KPU dan AP 1 serta PP. KSO pada Kamis (7/2), KPU diminta mengadakan sosialisasi pindah memilih yang dilangsungkan pada Jumat (8/2/2019).

Setelah itu, muncul kesepakatan bakal membuka posko pelayanan A5 pada pertengahan Februari nanti. Posko ini akan didirikan di salah satu kantin di NYIA. Untuk mengantisipasi membludaknya pendaftar, KPU bakal menyediakan lebih dari satu konter pelayanan. “Poskonya satu tapi konternya banyak,” papar Yayan di kantornya, Jumat (8/2/2019).

Dibukanya posko ini tidak serta merta membuat KPU memiliki target muluk-muluk soal penambahan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Alasannya, AP 1 sudah memastikan seluruh pekerja mendapat libur tiga hari, dari H-1 sampai H+1 pemilu. Namun, KPU tetap menyisir kemungkinan pekerja yang memilih tidak pulang.

Terkait dengan nasib para pekerja proyek pembuatan terowongan (underpass) Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang ditangani PT Wijaya Karya, Yayan mengatakan hal itu sudah ditangani Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Temon.

Ketua KPU Ibah Muthiah memaparkan jika dalam pembukaan posko A5 di NYIA dapat menambah DPTb secara signifikan, bukan tidak mungkin rencana pendirian TPS baru di lokasi proyek itu bisa terealisasi.

Berdasarkan pada Peraturan KPU (PKPU) No.37/2018, penambahan TPS baru bisa diadakan dengan berbasis DPTb dengan catatan jumlah tambahan mencapai 500 orang. “Dengan adanya potensi penambahan TPS dan bertambah juga jumlah pemilih, kami [KPU] akan mempersiapkan juga tambahan logistik seperti surat suara,” ujarnya.