Jogja Bay Gelar Lomba Angklung Anak

Peserta Festival Angklung di The Harbour Theatre Jogja Bay, pada Minggu (10/2/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
10 Februari 2019 18:20 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Hairanjogja.com, SLEMAN—Jogja Bay Waterpark kembali menggelar Festival Angklung dengan mengusung tema Senandung Anak Negeri 2019 pada 9-10 Februari di The Harbour Theatre Jogja Bay. Festival yang memperebutkan hadiah piala bergilir Gubernur DIY, Bupati Sleman dan Jogja Bay Waterpark ini melibatkan 60 tim dari taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) se DIY.

Staf Public Relations Jogja Bay Waterpark Medha Zeli Elsita mengatakan kompetisi tersebut merupakan event lanjutan dari Festival Angklung Senandung Anak Negeri 2018 pada Desember 2018 lalu. Kali ini dilombakan kelompok angklung klasifikasi Kelas Utama. Kategori kelas ini, diakui Medha, lebih tinggi di atas Kelas Dasar dan Pemula seperti yang dilombakan sebelumnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, pelaksanaan festival angklung ini dilakukan selama dua hari dengan pembagian tim yang tampil 30 tim perharinya. "Jadi selama pelaksanaan pada 9-10 Februari, ada masing-masing juaranya," ujar dia saat ditemui di sela-sela acara, Minggu (10/2).

Festival angklung ini, kata Medha, bisa jadi momentum tepat dalam menyalurkan rasa percaya diri anak dengan mengembangkan kemampuan komunikasi dan motorik pada anak di atas panggung melalui alat musik angklung. Selain itu, juga dapat menumbuhkan keberanian anak untuk tampil di depan orang banyak yang harus dilakukan sejak dini secara bertahap.

"Kami harap Festival Angklung ini juga dapat mengajak seluruh peserta lomba untuk berlibur bersama keluarga di Jogja Bay Waterpark,” ucapnya.

Festival Angklung ini merupakan salah satu rangkaian dari event Jogja Bay Waterpark di bulan Februari. Kegiatan lainnya yang juga terangkum di bulan kedua ini di antaranya Festival Imlek 2570 dengan Pertunjukkan spesial Barongsai vs Bajak Laut yang sudah digelar pada Selasa (5/2) lalu.

Tri Purwanti, 38, salah seorang orang tua dari anak TKIT Anak Sholeh Sedayu, mengatakan sebelum mengikuti festival ini, anaknya mengikuti latihan hingga 2-3 kali dalam seminggu.

"Jadi di TKIT Anak Sholeh itu, angklung merupakan salah satu ekstrakulikuler. Festival seperti ini sangat penting untuk mengasah bakat anak," ucap dia.