Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo (tiga dari kiri) berjabat tangan seusai menandatangani kerja sama pembiayaan homestay di Desa Nglanggeran, Senin (11/2/2019). /Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menandatangani perjanjian kerja sama pemberian pembiayaan homestay dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tunas Mandiri di Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Pathuk. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur SMF, Trisnadi Yulrisman, dan pejabat BUMDes setempat, Senin (11/2/2019).
Pembiayaan homestay adalah salah satu inisiatif yang dilakukan oleh SMF pada 2019. Sebagai BUMN berada di bawah Kementerian Keuangan, SMF mendapat penugasan khusus dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Pariwisata untuk berperan dalam pembiayaan pengembangan destinasi wisata khususnya dalam pengembangan pembiayaan homestay. SMF berperan dalam memberikan fasilitas pendanaan dan memberikan pendampingan kepada penyalur kredit serta menyediakan sistem pendukung penyaluran kredit.
“Pembiayaan homestay ini adalah bagian dari komitmen SMF untuk membantu program pemerintah mengembangkan destinasi wisata nasional. SMF berharap masyarakat dapat memanfaatkan pembiayaan ini untuk membangun atau memperbaiki kamar rumah yang akan disewakan kepada wisatawan sehingga dapat mendatangkan penghasilan bagi pemilik dan menciptakan lapangan kerja,” kata Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, Senin.
Penugasan khusus ini selaras dengan amanat Presiden Joko Widodo yang mengharapkan bahwa pariwisata Indonesia dapat terus diperkuat dan dikembangkan menjadi sektor strategis dan pilar pembangunan perekonomian nasional. Selain itu pariwisata Indonesia juga diharapkan dapat mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 20 juta dan pergerakan wisatawan nusantara sebesar 275 juta perjalanan pada 2019.
Total pembiayaan yang disediakan oleh SMF untuk pengembangan destinasi wisata yakni Rp1,6 miliar. Di sisi lain, SMF juga mengembangkan homestay di Desa Wisata Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dengan anggaran Rp700 juta.
Camat Patuk, Haryo Ambar Suwardi, mengungkapka program pembiayaan homestay mempunyai korelasi dengan program yang sedang dijalankan pemerintah. "Ini selaras dengan visi kami yakni konsep one village one product," kata dia, Senin. Menurutnya konsep tersebut sebagai program untuk membantu masyarakat supaya tidak kesulitan dalam memasarkan produknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.