Sehari Telan Rp80.000, Ini Sapi Kurban Presiden Prabowo di Gunungkidul
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Ilustrasi internet/Bisnis.com
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemkab Gunungkidul terus mendorong pengembangan sistem informasi desa (SID) di setiap desa. Salah satu bentuk dukungan dengan memberikan akses internet. Diharapkan di akhir 2019 seluruh desa sudah mendapatkan layanan akses Internet dari Pemkab.
Kepala Bidang Pelayanan Teknologi Informasi Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan akses Internet di desa sangat penting untuk menunjang pengembangan SID. Selain itu keberdaaaan akses ini juga memudahkan dalam upaya pengembangan UMKM hingga promosi destinasi wisata yang ada di setiap desa.
Untuk langkah awal ada 40 desa yang akan dipasang jaringan Internet milik Pemkab. Jika proses selesai maka tahap berikutnya akan dipasang ke seluruh wilayah dengan target selesai di akhir 2019. “Sudah kami programkan dan setiap desa akan mendapatkan akses dengan kecepatan akses mencapai 10 Mbps,” katanya kepada wartawan, Selasa (12/2/2019).
Kelik menjelaskan pemberian fasilitas Internet di setiap desa tidak hanya untuk pengembangan potensi yang dimiliki desa, tetapi juga sebagai upaya pengembangan program smart city milik Pemkab Gunungkidul. “Tujuan kami untuk mengembangkan smart city dan saya yakin program ini bisa diterapkan di Gunungkidul,” katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajad Ruswandono, mengatakan Pemkab serius untuk mendukung pengembangan SID di setiap desa. Menurut dia progam ini sangat penting selain untuk menampilkan potensi yang dimiliki desa, laman tersebut juga berfungsi sebagai penyaji data seperti tentang jumlah penduduk hingga keberadaan jumlah warga miskin di wilayah setempat. “Harapannya dengan SID data yang disajikan benar-benar valid karena prosesnya melibatkan masyarakat yang tahu bagaimana kondisi di lapangan,” katanya.
Namun demikian Drajad tidak menampik hingga saat ini SID masih perlu ditingkatkan. Hal ini terlihat keaktifan desa dalam mengelola laman yang dimiliki. Oleh karena itu Pemkab terus mendorong agar desa terus memperbaiki isi data dalam SID sehingga masyarakat bisa tahu perkembangan yang ada di desa. “Ini sangat penting karena apa yang disajikan sudah terkoneksi dengan web milik kecamatan maupun kabupaten. Untuk meningkatkan pengelolaan Pemkab menyiapkan lomba SID sehingga bisa memberikan motivasi agar desa terus melakukan update informasi di laman yang dimiliki,” kata Drajat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina