6 Jembatan Garuda Rampung di Gunungkidul, Ini Lokasinya
Enam Jembatan Garuda telah selesai dibangun di Gunungkidul. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat akses warga, terutama saat musim hujan.
Suasana Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (18/12/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul kembali mengajukan dana tugas pembantuan (TP) ke Kementerian Perdagangan (Kemendag). Rencananya dana ini digunakan untuk membangun Pasar Karangijo di Desa Ponjong, Kecamatan Ponjong.
Kepala Bidang Pasar Disperindag Gunungkidul, Ari Setiawan, mengatakan jajarannya mengajukan dana TP untuk revitalisasi pasar tradisional ke Pemerintah Pusat. Dia berharap pengajuan dapat disetujui sehingga dapat menambah anggaran pembangunan pasar di Bumi Handayani. “Sudah kami ajukan dan rencananya digunakan untuk membangun Pasar Karangijo di Kecamatan Ponjong,” kata Ari, Kamis (14/2/2019).
Menurut dia selama ini Pemkab konsen untuk membangun dan merevitalisasi pasar tradisional di Gunungkidul. Sebagai gambaran, Pemkab setiap tahun mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pasar. Tahun ini Pemkab berencana membangun Pasar Jimbaran, Ponjong dan Pasar Playen. Untuk Pasar Jimbaran dibangun menggunakan dana alokasi khusus sebesar Rp800 juta. Untuk Pasar Playen mendapatkan alokasi Rp4,4 miliar yang bersumber dari DAK dan APBD 2019. “Jika dana TP dari Kemendag cair, maka progam revitalisasi pasar di Gunungkidul akan bertambah,” kata Ari.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Disperindag Gunungkidul, Suryanto. Ia berharap tahun ini Pemkab mendapatkan dana TP dari Pemerintah Pusat. “Untuk alokasinya belum tahu, tapi yang jelas kami sudah mengajukan dana TP ke Kemendag untuk proyeksi pembanguan Pasar Karangijo di Ponjong,” katanya.
Menurut Suryanto pemberian dana TP dari Kemendag bukan hal yang baru. Pasalnya sejak beberapa tahun lalu, Pemkab Gunungkidul sudah rutin mengakses dana ini. “Hasilnya sudah dapat dilihat seperti pembanguan pasar di Karangmojo, Trowono di Kecamatan Paliyan dan terakhir dana TP sebesar Rp6 miliar digunakan untuk membangun Pasar Legundi di Kecamatan Panggang,” katanya.
Dikatakan Suryanto program revitalisasi sangat penting untuk mempertahankan eksistensi pasar tradisional di tengah persaingan dengan keberadan pasar modern. Menurut dia revitalisasi dilakukan untuk menciptakan kondisi pasar yang bersih, rapi sehingga bisa memberikan rasa nyaman baik kepada pedagang maupun pembeli. “Program revitalisasi akan terus dijalankan agar masyarakat tetap mau berbelanja di pasar tradisional. Dengan revitalisasi ada harapan kondisi pasar menjadi aman, nyaman dan tidak semrawut lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam Jembatan Garuda telah selesai dibangun di Gunungkidul. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat akses warga, terutama saat musim hujan.
PSS Sleman kalah dalam dua laga awal Super League 2026/2027. Bupati Harda Kiswaya berharap manajemen segera melakukan pembenahan.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia untuk perpanjangan SIM A dan C. Simak lokasi, waktu, dan syaratnya.
Polisi membongkar jaringan sabu Jakarta-Surabaya-Lombok dengan barang bukti 5.418,10 gram sabu yang disembunyikan di ban serep mobil.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 16 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu keberangkatan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
UEFA menetapkan Muenchen dan Barcelona sebagai tuan rumah final Liga Champions 2028 dan 2029, serta venue final kompetisi Eropa lainnya