345 Perenang Cilik Bersaing di Magelang, FAI Soroti Pembibitan Atlet
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Ketua Bawaslu Kota Jogja, Tri Agus Inharto (tengah) saat berkunjung ke Harian Jogja, Kamis (21/2/2019). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA- Jogja memiliki masyarakat yang unik termasuk sikap warga terhadap terhadap kelompok masyarakat. Karenanya, perlu upaya yang lebih komprehensif untuk menjaga kondusifitas wilayah.
Ketua Bawaslu Kota Jogja, Tri Agus Inharto mengungkapkan sebagian warga Kota Jogja memiliki militansi yang tinggi terhadap kelompok politik pilihan mereka."Jika ada kegiatan politik di daerah sekitar, misal di Bantul atau di Sleman, warga Jogja dengan sukarela ikut memeriahkan," katanya, saat berkunjung ke Harian Jogja, Kamis (21/2/2019).
Hal ini berakibat salah satunya adalah jika terjadi konflik di luar daerah tersebut, ada warga Jogja yang terlibat.
Kondisi ini tentu saja menjadi pekerjaan rumah bagi pihak terkait untuk membekali warga agar mencegah terjadinya konflik.
"Ini yang membuat kami harus melakukan upaya lebih untuk membekali warga terutama dalam melakukan kegiatan bersama kelompok mereka," tambahnya.
Kewaspadaan yang perlu diantisipasi utamanya adalah tidak mudah terhasut oleh kabar yang tidak jelas kebenaran dan sumbernya atau hoaks. Apalagi, di dalamnya ada ujaran kebencian. Selain itu, mereka juga diminta menjauhi politik uang.
Sebagai bentuk komitmen untuk menggerakkan warga, Bawaslu akan menggelar Deklarasi Kecamatan AMPUH (Aksi Menolak Politik Uang, Ujaran Kebencian dan Hoaks). Kecamatan Kraton terpilih menjadi kecamatan Ampuh yang akan dideklarasikan kali pertama, Minggu (24/2/2019) di Alun-alun Selatan.
Menanggapi pernyataan tersebut, Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono mengungkapkan Harian Jogja mememiliki komitmen untuk mendukung pemilu demokratis yang jauh dari politik uang, menolak ujaran kebencian dan hoaks.
"Mari wujudkan Pemilu 2019 menjadi pesta demokrasi untuk memilih pemimpin yang terbaik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 9 Oktober 2026 tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter mikrobiologi klinik Andrew Adhytia Lieputra mengingatkan penggunaan masker, vaksinasi, dan kebersihan tangan bantu cegah influenza tipe A.
BPS DIY mencatat 40% penduduk dengan pengeluaran terendah menyumbang 16,91% konsumsi per Maret 2026. Fenomena downgrading turut disoroti.