Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Ilustrasi hujan/Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN--BMKG Stasiun Klimatologi Mlati Sleman mencatat saat ini pembentukan awan lebih banyak di bagian utara hingga tengah wilayah Jogja. Sehingga potensi hujan lebih banyak di bagian utara atau Sleman dan Kulonprogo bagian utara.
Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Djoko Budiyono, menuturkan jika di puncak musim hujan dan pancaroba awan konvektif seperti ini banyak muncul. "Jadi masih hal yang wajar. Untuk wisatawan diharapkan agar berhati-hati terutama di sekitar Merapi khususnya di siang hingga sore hari," kata Djoko kepada Harian Jogja, Sabtu (23/2/2019).
Djoko mengatakan jika aktifitas awan cumulonimbus yang menyebabkan terjadinya hujan es, angin kencang, dan bisa juga puting beliung. "Angin kencang yang dihasilkan awan CB ini bisa lebih dari 20 knot atau lebih dari 36 kilometer per jam," kata Djoko.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Mlati Etik Setyaningrum, menjelaskan berdasarkan kondisi dinamika atmosfer terkini, pola angin baratan sampai pertengahan April relatif masih kuat.
Ia menuturkan jika hal tersebut menandakan saat ini masih masuk musim hujan. Selanjutnya, berangsur-angsur dari akhir April sampai dengan Mei angin timuran sudah mulai masuk wilayah Indonesia umumnya, menandakan sudah masuknya musim kemarau.
"Dari kondisi tersebut, diperkirakan berakhirnya musim hujan untuk wilayah DIY sekitar akhir April, dan pada Mei," jelasnya.
Dengan adanya potensi hujan yang masih berpeluang muncul yang dapat disertai petir dan angin kencang, Djoko mengatakan jika BMKG mengeluarkan beberapa imbauan pada masyarakat. Antara lain warga diminta waspada terhadap potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor. "Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho roboh,” ucapnya.
Djoko juga mengimbau jika warga agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat atau petir sedang berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.