Advertisement
KPU Gunungkidul Tunggu Kiriman Surat Suara
Pekerja merakit kotak suara berbahan dupleks di gedung bekas Pengadilan Agama (PA) Wonosari, Rabu (13/2/2019). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul optimistis pengiriman surat suara Pemilu 2019 bisa maju dari jadwal awal. Untuk pelipatan dan sortir surat suara rencananya melibatkan 250 tenaga.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan jajarannya masih menunggu pengiriman surat suara. Menurut dia, pengiriman sangat tergantung dari kebijakan KPU Pusat selaku pengadaan barang surat suara. “Kami tunggu saja. Di jadwal awal, pengiriman dilakukan pada Selasa [19/3], tetapi informasi terkini rencananya pengiriman maju lebih awal,” katanya kepada wartawan, Minggu (3/3/2019).
Advertisement
Hani berharap pengiriman logistik surat suara bisa lebih cepat. Namun demikian apabila jadwal pengiriman disesuaikan dengan rencana awal tidak ada masalah karena proses pelipatan dan sortir hanya membutuhkan waktu selama dua pekan. “Ya kalau bisa lebih cepat, maka akan lebih baik. Yang jelas kami sudah persiapkan segala kebutuhan saat pencoblosan,” katanya.
Untuk proses pelipatan dan sortir surat suara, Hani mengaku sedikitnya membutuhkan 250 tenaga. Kebutuhan ini mengacu pada hasil kajian dan evaluasi penyelenggaraan di Pemilu 2014. “Saya kira jumlah itu [250 tenaga] bisa menyelesaikan proses sortir dan pelipatan surat suara selama dua pekan,” katanya lagi.
Hani menambahkan surat suara yang dicetak sebanyak 605.894 lembar. Namun untuk berjaga-jaga agar tidak kekurangan maka dalam pencetakan ditambah 2% dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT). “Untuk saat ini kami juga masih mendata daftar pemilih tambahan yang dikhususkan untuk calon pemilih yang tidak bisa menggunakan hak suaranya di daerah asal,” katanya.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady, menyatakan jajarannya berkomitmen mengamankan pemilu agar berjalan dengan aman dan lancar. Untuk pengamanan Polres Gunungkidul menyiapkan 745 personel. “Sudah kami siapkan dan saat ini sudah ada petugas yang disiagakan di Kantor KPU dan Bawaslu Gunungkidul,” kata Fuady.
Dia menjelaskan untuk potensi kerawanan jajarannya sudah memetakannya. Namun demikian Kapolres tidak menyebutkan secara detail daerah rawan pemilu di Gunungkidul. “Ini bukan konsumsi publik karena dijadikan bahan untuk pengamanan. Yang jelas kami berkomitmen menjaga kamtibmas selama pemilu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









