Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Sejumlah warga memanfaatkan genangan air di salah satu area persawahan Desa Panjatan, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo untuk memancing pada Selasa (19/3/2019). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara.
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo menyatakan banjir di Kulonprogo menimbulkan dampak terendamnya lahan pertanian. Data sementara hingga Selasa (19/3/2019) tercatat ada lima kecamatan yang lahan pertaniannya terendam banjir.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Tri Hidayatun mengatakan saat ini jawatannya masih mendata lahan pertanian mana saja yang terendam banjir. Pendataan ini telah berlangsung sejak Senin kemarin. "Kami masih mendata, kemungkinan selama tiga hari, jadi Rabu baru bisa diketahui berapa kerugiannya serta luasan yang terendam," kata Tri.
Tri menjelaskan, untuk data awal yang telah ia peroleh, lahan pertanian di lima kecamatan, yakni Kecamatan Lendah, Galur, Temon, Wates dan Panjatan turut terendam. Untuk Kecamatan Temon dan Wates, telah memasuki tahap menjelang panen. Dia berharap meski terendam, panen tetap bisa dilangsungkan mengingat genangan tidak terlalu tinggi.
Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Galur dan Lendah. Genangan air masih di bawah tanaman, sehingga tidak berpotensi merusak padi. Sedangkan untuk wilayah Panjatan, yang saat ini masih tahap persemaian, diakuinya cukup parah lantaran genangan air cukup tinggi. "Tapi nanti masih menunggu pendataan, besok kami kabari," kata Tri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.