Advertisement
Lahan Pertanian 5 Kecamatan di Kulonprogo Terendam Banjir
Sejumlah warga memanfaatkan genangan air di salah satu area persawahan Desa Panjatan, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo untuk memancing pada Selasa (19/3/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo menyatakan banjir di Kulonprogo menimbulkan dampak terendamnya lahan pertanian. Data sementara hingga Selasa (19/3/2019) tercatat ada lima kecamatan yang lahan pertaniannya terendam banjir.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Tri Hidayatun mengatakan saat ini jawatannya masih mendata lahan pertanian mana saja yang terendam banjir. Pendataan ini telah berlangsung sejak Senin kemarin. "Kami masih mendata, kemungkinan selama tiga hari, jadi Rabu baru bisa diketahui berapa kerugiannya serta luasan yang terendam," kata Tri.
Advertisement
Tri menjelaskan, untuk data awal yang telah ia peroleh, lahan pertanian di lima kecamatan, yakni Kecamatan Lendah, Galur, Temon, Wates dan Panjatan turut terendam. Untuk Kecamatan Temon dan Wates, telah memasuki tahap menjelang panen. Dia berharap meski terendam, panen tetap bisa dilangsungkan mengingat genangan tidak terlalu tinggi.
Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Galur dan Lendah. Genangan air masih di bawah tanaman, sehingga tidak berpotensi merusak padi. Sedangkan untuk wilayah Panjatan, yang saat ini masih tahap persemaian, diakuinya cukup parah lantaran genangan air cukup tinggi. "Tapi nanti masih menunggu pendataan, besok kami kabari," kata Tri.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Taman Budaya Bantul Segera Dibangun Seusai Lebaran 2026
- DIY Miliki Ribuan Cagar Budaya, Masyarakat Diminta Ikut Menjaga
- Dana Desa Gunungkidul 2026 Bisa Dicairkan, Target Rampung Maret
- Teror BEM UGM Meluas ke Keluarga, Pakar Soroti Pola Terorganisasi
- Disdikpora Bantul Usulkan Revitalisasi SD dan SMP ke Pemerintah Pusat
Advertisement
Advertisement






