Ada 30 TPS Rawan saat Pemilu di Gunungkidul

Ilustrasi. - Bisnis/Dwi Prasetya
16 April 2019 18:02 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianogja.com, GUNUNGKIDUL– Bawaslu Gunungkidul memetakan ada 30 TPS rawan. Mayoritas TPS rawan ini berada di kawasan perbatasan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Bawaslu akan terus melakukan monitoring secara intensif.

Ketujuh kecamatan yang ada TPS rawan meliputi Ponjong, Semin, Patuk, Girisubo, Playen, Wonosari dan Panggang. Anggota Bawaslu Gunungkidul Bidang Pengawasan, Humas dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Gunungkidul, Rosita mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap potensi TPS rawan. Namun demikian, dari identifikasi lokasi rawan belum masuk ke ranah konflik karena didominasi beberapa hal seperti potensi kekurangan surat suara hingga adanya pemilih yang mencoblos lebih dari sekali.

“Kekurangan surat suara ini berpotensi menjadi masalah sehingga masuk kategori rawan. Beberapa TPS yang berpotensi kekurangan seperti terjadi di sekitaran pondok pesantren, rumah sakit hingga lembaga pemasyarakatan,” kata Rosita kepada wartawan, Selasa (16/4/2019).

Dia melanjutkan, TPS berpotensi rawan selanjutnya berada di daerah perbatasan. Menurut Rosita, di daerah tersebut berpotensi terdapat pemilih yang menggunakan hak suaranya sebanyak lebih dari sekali. “Ini yang harus diwaspadai karena mencoblos lebih sekali masuk kategori pelanggaran. Potensi itu sangat mungkin, misalnya pemiih KTP Gunungkidul mencobos di wiayah DIY dan Jawa Tengah atau sebaliknya,” tutur dia.

Berkenaan dengan potensi ini, bawaslu akan terus melakukan pengawasan ke TPS tersebut sehingga tingkat kerawanan bisa diminimalisir. “Hari ini kita mulai monitoring TPS rawan, untuk pelaksanaan, juga melibatkan petugas di kecamatan, desa maupun pengawas TPS,” katanya.