Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Ilustrasi. /Bisnis-Dwi Prasetya
Harianogja.com, GUNUNGKIDUL– Bawaslu Gunungkidul memetakan ada 30 TPS rawan. Mayoritas TPS rawan ini berada di kawasan perbatasan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Bawaslu akan terus melakukan monitoring secara intensif.
Ketujuh kecamatan yang ada TPS rawan meliputi Ponjong, Semin, Patuk, Girisubo, Playen, Wonosari dan Panggang. Anggota Bawaslu Gunungkidul Bidang Pengawasan, Humas dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Gunungkidul, Rosita mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan terhadap potensi TPS rawan. Namun demikian, dari identifikasi lokasi rawan belum masuk ke ranah konflik karena didominasi beberapa hal seperti potensi kekurangan surat suara hingga adanya pemilih yang mencoblos lebih dari sekali.
“Kekurangan surat suara ini berpotensi menjadi masalah sehingga masuk kategori rawan. Beberapa TPS yang berpotensi kekurangan seperti terjadi di sekitaran pondok pesantren, rumah sakit hingga lembaga pemasyarakatan,” kata Rosita kepada wartawan, Selasa (16/4/2019).
Dia melanjutkan, TPS berpotensi rawan selanjutnya berada di daerah perbatasan. Menurut Rosita, di daerah tersebut berpotensi terdapat pemilih yang menggunakan hak suaranya sebanyak lebih dari sekali. “Ini yang harus diwaspadai karena mencoblos lebih sekali masuk kategori pelanggaran. Potensi itu sangat mungkin, misalnya pemiih KTP Gunungkidul mencobos di wiayah DIY dan Jawa Tengah atau sebaliknya,” tutur dia.
Berkenaan dengan potensi ini, bawaslu akan terus melakukan pengawasan ke TPS tersebut sehingga tingkat kerawanan bisa diminimalisir. “Hari ini kita mulai monitoring TPS rawan, untuk pelaksanaan, juga melibatkan petugas di kecamatan, desa maupun pengawas TPS,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.
Bursa karbon menjadi instrumen ekonomi hijau Indonesia. Simak cara kerja, mekanisme perdagangan, peserta, dan peluang cuan dari unit karbon.
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.