Turut Meriahkan HUT Sleman, RSU Mitra Paramedika Gelar KB Gratis

Petugas medis RSU Mitra Paramedika memasangkan implan ke salah satu akseptor KB di rumah sakit setempat, Kamis (25/4/2019). - Istimewa/Humas RSU Mitra Paramedika
25 April 2019 19:27 WIB Arief Junianto Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Paramedika bekerja sama dengan Pemkab Sleman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sleman menggelar bakti sosial pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim atau intra uterine device (IUD) gratis bagi masyarakat Sleman dan sekitarnya, Kamis (25/4/2019).

Kegiatan penunjang program keluarga berencana (KB) itu sekaligus menjadi partisipasi nyata RSU Mitra Paramedika untuk turut menyongsong peringatan Hari Jadi ke-103 Kabupaten Sleman yang jatuh pada 15 Mei mendatang.

Direktur RSU Mitra Paramedika Ichsan Priyotomo mengungkapkan kegiatan sosial yang ia lakukan itu mencakup dua hal, yakni pemasangan dan pelepasan IUD dan implan, tergantung kebutuhan dan permintaan masyarakat memanfaatkan layanan gratis tersebut. "Ini salah satu upaya kami untuk mendukung program KB yang telah dicanangkan pemerintah. Sekaligus ini juga untuk membantu langkah Pemerintah Kabupaten Sleman yang sedang gencar menggiatkan program KB," ujarnya di sela-sela acara.

Ichsan menjelaskan program tersebut sejauh ini rutin dilakukan setiap tahun sekali. Dalam kegiatan tersebut, kata dia, berhasil didapatkan setidaknya 83 orang akseptor KB.

Dokter RSU Mitra Paramedika Arfin Nur Henditya, mengatakan implan dan IUD memiliki masa berlaku bisa ditanam dalam tubuh. IUD yang ditanam di tubuh, kata dia, bisa bertahan hingga tujuh tahun.

Setelah masa itu harus dilepas. Sementara untuk yang implan bisa ditanam hingga waktu tiga sampai empat tahun. "Kalau sudah terlalu lama sebaiknya dilepas. Apalagi untuk yang IUD, kalau terpasang lebih dari 10 tahun terpaksa pengambilan harus dengan jalan operasi. Tapi pada dasarnya, lanjut dia, baik implan maupun IUD sama-sama aman digunakan," kata dia.

Pelaksanaan kegiatan penunjang program KB gratis yang digelar secara rutin itu pun selalu mendapatkan respons positif dari masyarakat. Pemerintah Kecamatan Ngemplak mengakui KB gratis turut berperan menekan jumlah angka kelahiran di wilayah tersebut.

Sekretaris Kecamatan Ngemplak Slamet berharap perhatian RSU Mitra Paramedika lewat baksos KB gratis terus dilakukan secara rutin sehingga bisa membantu serta mengedukasi warga tentang sadar KB.

Selain kegiatan itu, masih ada rangkaian kegiatan menyongsong hari jadi Bumi Sembada. Rencananya, pada Sabtu (27/4/2019) mendatang akan digelar pemeriksaan deteksi dini kanker serviks atau papsmear yang juga bakal dilaksanakan secara cuma-cuma.