Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Patung Jatilan Diponegaran yang jadi ikon Taman Paseban./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, BANTUL—Taman Paseban yang berada di jantung Kabupaten Bantul bakal diperluas. Salah satunya bakal menyentuh gedung bekas markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0729 Bantul.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Bantul, Isa Budi Hartomo, mengatakan selain bakal menyulap bekas gedung Makodim 0729 Bantul, Pemkab juga bakal memanfaatkan lahan kosong yang kini ditempati oleh Bank Mandiri. Perluasan lahan untuk taman itu, kata Isa, bakal direalisasikan Pemkab pada tahun depan. “Langkah awal, kami baru menganggarkan untuk pembebasan lahannya dulu,” kata Isa, saat ditemui di Parasamya, kompleks Kantor Pemkab Bantul, Kamis (23/5/2019).
Isa menambahkan besaran anggaran untuk pembebasan lahan guna perluasan Taman Paseban adalah sekitar Rp7 miliar yang bersumber dari APBD 2020 mendatang. “Saya tidak hafal detail lahannya di mana saja. Tetapi yang pasti memang benar, ada lahan yang sekarang disewa Bank Mandiri dan bekas gedung Makodim [0729 Bantul],” ucap dia.
Khusus untuk lahan bekas gedung Makodim 0729 Bantul, kata Isa, Pemkab hanya tinggal mengajukan izin ke Gubernur DIY. Pasalna gedung bekas Makodim 0729 berdiri di atas lahan Sultan Grond (SG) sehingga pemanfaatannya harus seizin Gubernur. “Kami tinggal memperbaharui kekancingannya dari kantor menjadi taman,” ucap Isa.
Taman Paseban diakui Isa jadi salah satu ruang terbuka hijau (RTH) publik yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat akhir pekan. Namun sayangnya, kata dia, kondisi taman itu saat ini terlalu sempit. Karena itu, selain memperluas, Pemkab juga terus berupaya mempercantik Taman Paseban. “Tentu saja dengan pertimbangan ketersediaan anggaran,” kata dia.
Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Bantul ini mengatakan pelebaran Taman Paseban akan menambah persentase ruang terbuka hijau di Bantul yang masih kurang.
Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Yohanes Aryanto, mengatakan RTH di Bantul saat ini memang belum mencapai 20% dari total luas wilayah Bantul untuk RTH publik dan 10% RTH privat sebagaimana yang diatur dalam undang-undang.
Berdasarkan perhitungan pada 2015 lalu, RTH Bantul baru mencapai 13% dari total luas wilayah. "Dalam dua tahun ini 2018-2019 kami harus menggalakkan penghijauan," kata Ariyanto.
DLH belum menghitung kembali sejak 2016 sampai saat ini berapa tambahan RTH. Karena sejak 2017 lalu sudah ada pembangunan RTH di antaranya taman Paseban dan beberaa taman di Jalan Jenderal Sudirman. “Tahun ini anggaran pengadaan RTH khusus dari DLH Rp2 miliar. Lokasi RTH di lima titik di wilayah Bantul Kota, Sewon, Piyungan, dan Kasihan,” kata Yohanes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
iPhone 18 Pro dan Pro Max mulai dijual di 65 negara. Indonesia belum masuk gelombang pertama. Simak harga dan jadwal berikutnya.
Bawa anak ke rumah sakit rujukan? Simak proses rujukan bayi dan anak serta peran TeleNICU dan TelePediatrics.
Prabowo-Gibran hadir di HUT ke-28 PAN dengan batik. Zulhas juga menyampaikan pernyataan soal Prabowo dalam acara di JICC Senayan.
Genre horor mendominasi pendaftar FFI 2026. Ario Bayu menyebut komedi dan drama juga banyak diproduksi sineas Indonesia.
Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang ditargetkan menarik 40.000 pengunjung dan transaksi Rp2 miliar untuk menggerakkan ekonomi daerah.