PMI Klaim Stok Darah di Sleman Cukup Sampai Setelah Lebaran

Ilustrasi Palang Merah Indonesia - Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
24 Mei 2019 14:57 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogjacom, SLEMAN—Meski permintaan stok darah di Sleman selama Ramadan cukup tinggi, namun stok darah yang ada di PMI Sleman diklaim masih aman dan mencukupim, bahkan hingga setelah Lebaran.

Petugas Teknis Unit Transfusi Darah PMI Sleman, Sutiman, mengatakan sejak awal Ramadan, stok darah di PMI Sleman sudah habis sekitar lebih dari seribu kantong darah. “Memang selama Ramadan ini, permintaan dari rumah sakit ada peningkatan dari bulan-bulan biasanya,” kata dia kepada Harianjogja.com , Jumat (24/5/2019)

Dia mengatakan permintaan paling banyak adalah untuk golongan darah O, sedangkan permintaan paling sedikit adalah golongan darah AB. “Untuk stok golongan darah AB juga paling rendah, dikarenakan jumlah pendonor dengan golongan darah AB sedikit, orang Asia memang jarang yang memiliki golongan darah AB,” ujar dia

Sutiman mengakui ada penurunan jumlah pendonor pada Ramadan ini. Menurut dia hal itu biasa terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Karena itu untuk memenuhi kebutuhan permintaan darah, pihak PMI Sleman rutin melakukan jemput bola donor darah.  “Selain di kantor PMI yang melayani donor darah hingga pukul 22.00 WIB, kami juga bekerja sama dengan masjid-masjid wilayah Sleman, setelah Tarawih, kami menjemput bola donor darah ke masjid. Untuk meningkatkan semangat warga, kami juga berikan doorprize,” kata dia.

Sutiman menambahkan stok darah yang ada di PMI Sleman, untuk setengah bulan ke depan dianggap aman dan mencukupi. “Selama Ramadan, masyarakat yang berpuasa sebenarnya juga bisa mendonorkan darah baik siang hari,” kata dia.