Advertisement
Gunakan APBD untuk BPNT, Pemkab Kulonprogo Tambahkan Beras dan Ikan Lele
Ilustrasi BPNT. - Bisnis Indonesia
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Tahun ini, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan pada warga kurang mampu tidak hanya bersumber dari anggaran Pemerintah Pusat saja, tapi juga ditambah BPNT dari APBD.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulonprogo, Eka Pranyata mengatakan target penerima BPNT dari APBD di tahun ini berbeda-beda untuk jenis komponennya. Bantuan untuk lansia ada 750 orang, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) 132 orang, disabilitas 200 orang dan balita ada 100 balita.
Advertisement
Pada Rabu (29/5/2019) Pemkab Kulonprogo meluncurkan program BPNT dari APBD dengan menyalurkannya di e-warung Berkah Jaya, Kecamatan Pengasih. "Dibagikan juga bantuan beras 10 kilogram dan ikan lele dua kilogram untuk warga dengan menggunakan e-Kartuku," ujar Eka pada Rabu (29/5/2019).
BPNT tersebut disalurkan pada keluarga kurang mampu bersumber dari APBD. Penerima bisa mendapatkan bantuan pangan tersebut dengan menggunakan e-Kartuku. Tiap bulannya penerima bantuan akan menerima Rp300.000, dengan rincian Rp150.000 berupa tunai, dan Rp150.000 lainnya berupa non tunai dengan e-Kartuku.
BACA JUGA
"E-Kartuku diberikan pada masyarakat tidak mampu, kemudian digunakan untuk mengambil bantuan pangan non tunai. Warung-warungnya dimiliki orang miskin, yang menerima orang miskin, kalau ada untung dinikmati oleh orang miskin," jelas Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo pada Rabu.
Hasto menambahkan, pihaknya berupaya membuat sistem bantuan non tunai yang dibuat bank dan uangnya beredar di masyarakat. Dengan tambahan bantuan berupa lele, peternak lele di Kulonprogo pun diharapkan akan mendapat keuntungan.
"Warung mengambil lele di peternak dan petani di Kulonprogo, uang ditransfer dari bank. Tapi putarannya ada di masyarakat, ini filosofinya Bela Beli Kulonprogo," ujar Hasto.
BPNT yang disalurkan dari anggaran Pemerintah Pusat kepada warga Kulonprogo sudah mencapai 47.233 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tiap KPM bisa berinteraksi di e-warung. Jumlah e-warung yang tersedia ada 111 e-warung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Peningkatan Arus Balik Lebaran di Bantul, Jalan Tetap Lancar
- Satu Napi di Wonosari Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Lebaran
- Besok Masuk Kerja ASN Bantul Diminta Tancap Gas Meski WFA
- Stok Pangan di Jogja Melimpah Saat Permintaan Lebaran Naik
- Puncak Arus Balik Penumpang Kereta di Jogja Tembus Puluhan Ribu
Advertisement
Advertisement







