4 Pengunjung Pantai Glagah Tersengat Ubur-Ubur

Petugas SRI Wilayah V Kulonprogo sedang memberikan pengobatan kepada pengunjung Pantai Glagah yang menjadi korban sengatan ubur-ubur, Senin (3/6 - 2019). Ist/SRI.
04 Juni 2019 22:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, TEMON--Fenomena kemunculan ubur-ubur terjadi di Pantai Glagah, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Empat orang menjadi korban sengatan ubur-ubur, mulai dari anak anak hingga orang dewasa.

Koordinator SRI Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko mengatakan jika kemunculan ubur-ubur terjadi pada sore Senin (3/6/2019) kemarin. "Ubur-ubur tidak tentu munculnya, musim musim tertentu saja, dan juga pengaruh angin, belakangan ini angin cukup kencang," kata Aris kepada Harian Jogja, Selasa (4/6/2019).

Dia mengatakan, dalam kurun waktu satu tahun pasti ada ubur-ubur yang menepi. Terkait dengan empat orang korban, Ari mengatakan penanganan korban masih bisa dilakukan pengobatan dari tim SRI Wilayah V Kulonprogo, artinya tidak ada ada luka yang cukup parah dari korban. "Sementara belum ada korban yang harus dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Aris dan jajarannya tak lupa mengimbau bagi para pengunjung wisata pantai Glagah dan sekitar, harap berhati hati dan jangan menyentuh atau pun menjadikan mainan binatang berwarna jernih seperti agar-agar karena itu ubur-ubur.

"Cukup bahaya dan dapat menyengat dengan rasa panas dan bisa membuat sesak bagi pengunjung dengan kondisi tubuh yang tidak fit," ucapnya.