Dirut Jasa Raharja Besuk 3 Pasien Lakalantas di RS Panti Rapih

Dirut PT Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet (berdiri, tiga kiri) saat mengunjungi salah satu korban kecelakaan lalu lintas di RS Panti Rapih Jogja, belum lama ini. - Istimewa/RS Panti Rapih Jogja
09 Juni 2019 21:27 WIB Arief Junianto Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dalam kunjungannya ke DIY belum lama ini, Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet bersama dengan Kepala PT Jasa Raharja Cabang DIY Akhdiyat Setya Purnama mengunjungi tiga korban kecelakaan lalu lintas yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Panti Rapih, Jogja.

Perwakilan PT Jasa Raharja itu datang didampingi oleh Direktur Pelayan Kesehatan RS Panti Rapih Valentina Dwi Yuli Siswianti; Kepala Unit Operasional dan Humas RS Panti Rapih Ibu Afriyanti dan staf serta Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol Tri Julianto Djati Utomo.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet mengatakan sesuai dengan tugasnya, pemerintah, kepolisian dan Jasa Raharja ikut memantau situasi khususnya kecelakaan yang tahun ini secara nasional, angka kecelakaan lalu lintas menurun sekitar 60%. “Data hingga H+1 Idulfitri, kejadian kecelakaan lalu lintas dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) secara nasional ada 91 korban,” kata Budi melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Mingggu (9/6/2019).

PT Jasa Raharja, kata dia, terus proaktif memantau kejadian kecelakaan lalu lintas, baik yang hanya menimbulkan korban luka hingga meninggal dunia. Pemberian jaminan atau santunan bagi korban meninggal dunia pun diakui dia dilakukan dengan segera dan tidak menunggu waktu kerja.

“Dalam penyelesaian santunan dan untuk memastikan ahli waris, kami telah bekerjasama dengan Kementrian Dalam Negeri, dalam hal ini Direktoral Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil [Dirjen Dukcapil] untuk memastikan akurasi data ahli waris,” ucap dia.
Sementara humas RS Panti Rapih Jogja Maria Vita Puji mengatakan kunjungan itu merupakan salah satu upaya sekaligus komitmen RS Panti Rapih Jogja dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Menjadi salah satu rumah sakit yang dipilih oleh PT Jasa Raharja dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu bentuk bahwa kami memang jadi rumah sakit rujukan terpercaya dalam bidang pelayanan kesehatan,” kata Maria.