JJLS Efektif Urai Kepadatan Lalu Lintas selama Lebaran

Proyek JJLS - JIBI
11 Juni 2019 21:12 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Jajaran Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul mengklaim keberadaan Jalur Jalan Lintas Selatan memberikan andil dalam upaya mengurai kemacetan di jalur utama Wonosari-Jogja.

Kepala Satlantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko, mengatakan selama Lebaran arus kendaraan di Gunungkidul relatif lebih lancar. Hasil pemantauan dan rekayasa arus lalu lintas di lapangan menunjukkan kepadatan kendaraan sudah bisa diurai sebelum pukul 21.00 WIB.

Kondisi ini, kata Mega, lebih cepat satu jam dibandingkan dengan penanganan kepadatan arus kendaraan di libur Lebaran 2018. “Kalau dulu [2018] kendaraan di jalur utama [Jogja-Wonosari] baru bisa diurai di atas pukul 22.00 WIB, tapi sekarang sebelum pukul 21.00 WIB kendaraan sudah lancar,” kata Mega kepada wartawan, Selasa (11/6/2019).

Menurut dia percepatan penguraian kepadatan kendaraan tidak lepas dari difungsikannya JJLS untuk jalur keluar Gunungkidul. Adanya jalur ini memberikan alternatif pilihan bagi pengendara sehingga kendaraan tidak terfokus di satu titik, yakni jalur utama Jogja-Wonosari. “Ya kalau tetap di jalur utama, maka akan terjadi penumpukan yang mengakibatkan kemacetan. Kami beruntung hasil evaluasi di tahun lalu memberikan solusi karena dengan memanfaatkan JJLS, maka upaya penguraian kepadatan kendaraan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Mega menjelaskan untuk memaksimalkan JJLS sebagai akses keluar Gunungkidul jajarannya menyiagakan personel untuk berjaga di sejumlah titik persimpangan di wilayah Kecamatan Saptosari. Petugas disiagakan untuk mengarahkan pengendara terus melaju di JJLS dengan tujuan pintu keluar di Parangtritis dan Siluk di wilayah perbatasan Kabupaten Bantul. “Kalau tidak dijaga, maka kendaraan mengarah ke Paliyan dan ujung-ujungnya masuk ke jalur Jogja-Wonosari. Sebelum itu terjadi, maka kami siagakan personel agar pengendara tetap melaju di JJLS,” tuturnya.

Keberhasilan akses JJLS untuk mengurai kemacetan juga tidak lepas dengan kebijakan sistem buka tutup yang dilakukan di kawasan pantai. Saat pagi, kata Mega, dibuat kebijakan satu arah hingga pukul 14.00 WIB. Setelah itu, akses kembali dibuka dua jalur sehingga kendaraan yang berada di kawasan Krakal hingga Baron diarahkan menuju ke JJLS sebagai akses pintu keluar destinasi wisata. “Rekayasa ini berhasil, kepadatan arus bisa lebih cepat diurai,” katanya.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady, menambahkan menjelang libur Lebaran jajarannya mempersiapkan personel untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di kawasan wisata, khususnya di wilayah pantai. Untuk kawasan Pantai Baron hingga Pok Tunggal dilakukan rekayasa arus dengan sistem jalan searah. “Dengan sistem jalan searah maka potensi macet bisa diurai,” katanya.

Fuady menambahkan selama libur lebaran diterjunkan tim gabungan sebanyak 799 personel yang terdiri dari Polri, TNI, ormas, Dishub, PMI hingga petugas kesehatan. “Kami bersyukur pengamanan berjalan dengan lancar,” katanya.