Cekcok di Jalan Gegara Ludahan, Polisi Gunungkidul Tangkap 1 Terduga Pelaku Ricuh

Ilustrasi. - Reuters/Dylan Martinez
24 Juni 2019 18:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Jajaran Polres Gunungkidul menangkap satu terduga pelaku keributan di kawasan pantai di Desa Kemadang, Tanjungsari pada Minggu (23/6/2019) sore. Hingga saat ini pihak kepolisian terus menyelidiki kejadian tersebut.

Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady mengatakan, hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas ada satu orang pelaku kericuhan yang diamankan. Menurut dia, seorang pelaku ini masih menjalani pemeriksaan intensif di mapolres. “Masih kami periksa,” katanya kepada wartawan, Senin (24/6/2019).

Dia menjelaskan, pascakejadian ricuh di rumah makan Griyo Wono, petugas langsung melakukan pengamanan. Hasilnya, ada 25 orang yang dibawa ke polres untuk dimintai keterengan. “Dari pemeriksaan ini kami mengamankan satu orang. Kasus ini masih kami dalami dan tidak menutup kemungkinan mengarah ke pelaku lain,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemilik Rumah Makan Griyo Wono, Ngatno mengatakan, cekcok antarpengguna motor sempat terjadi karena kesalahpahaman. Awal mula dari kejadian tidak lepas dari rombongan pesepeda motor yang melintas dengan memenuhi jalan. Sementara dari arah berlawanan melintas pengendara motor yang lain. Kesal dengan iring-iringan rombongan motor ini, pengendara yang berasal dari lawan arah meludah hingga mengenai rombongan. “Aksi dibalas dengan memukul pelaku peludahan,” kata Ngatno saat dihubungi wartawan, Minggu kemarin.

Menurut dia, aksi tidak berhenti disitu, karena keributan terus terjadi hingga pelaku peludahan masuk ke dapur rumah makan Griyo Wono. Rombongan pemotor ini pun mengejar pelaku ke dalam hingga merusak beberapa fasilias seperti kaca jendela hingga hiasan gantungan lampu di rumah makan. “Motor pelaku peludahan juga sempat dibakar, tapi api bisa dipadamkan sehingga hanya di bagian jok yang terbakar,” ungkapnya.