30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi pemuda Padukuhan Pasutan sedang bermain reog wanoro kubro di Lapangan Pasutan, Senin (18/6/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pariwisata DIY berencana menggelar Festival Reog dan Jatilan di kawasan wisata Watu Mabur, Lemahbang, Mangunan, Dlingo, pada Minggu (30/6/2019) mendatang. Agenda tahunan yang sudah kesebelas kali digelar itu sebagai bentuk apresiasi terhadap karya seni tradisional lokal yang popular di DIY sekaligus alternatif bentuk sajian wisata di DIY.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan kesenian reog dan jatilan di DIY sudah tidak asing lagi dan merupakan huburan rakyat yang familiar di masyarakat. Selama ini kedua kesenian tradisional tersebut sudah mendapat pembinaan dari Dinas Kebudayaan. Pihaknya ingin ikut mengapresiasi dan mendukung pembinaan kesenian sebagai penopang atraksi wisata.
Dengan demikian selain mempertahankan keseniannya, ia berharap reog dan jatilan menjadi daya tarik bagi wisatawan, “Harapannya bisa menambah potensi atraksi wisata di tempat-tempat kunjungan atau di destinasi wisata wilayah DIY,” kata Singgih, di Mangunan, Selasa (25/6/2019).
Singgih mengatakan Festifal Reog dan Jatilan setiap tahun digelar secara bergantian di kabupaten dan kota. Tahun ini yang menjadi tuan rumah adalah Bantul dan dipusatkan di Mangunan, Dlingo. Mangunan dipilih sebagai tempat festival reog dan jatilan karena menjadi salah satu lokasi yang sudah cukup familiar, khususnya di kalangan milenial sejak beberapa tahun terakhir. “Temanyapun adalah reog dan jatilan era milenial sebagai alternatif bentuk sajian wisata di DIY,” ujar Singgih.
Dalam festival yang akan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB itu nantinya masing-masing kabupaten menghadirkan satu grup kesenian reog dan satu grup kesenian jatilan. Kecuali Bantul sebagai tuan rumah menampilkan masing-masing dua grup reog dan jatilan. Nantinya total ada enam grup jatilan dan enam reog yang akan ditampilkan. Total hadiah yang disiapkan sebesar Rp90 juta.
Diketahui Watu Mabur merupakan salah satu objek wisata di Mangunan yang terletak di Dusun Lemahbang atau berada sekitar dua kilometer dari Hutan Pinus Mangunan. Watu Mabur atau Batu Terbang menawarkan pemandangan alam dari ketinggian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.