Seragam Baru Jukir Solo Dikritik, Wali Kota Singgung QRIS
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Mbah Tyo saat di ladang tanaman bawang merah yang diserang hama ulat, pada Kamis (27/6/2019). /Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim (ST16).
Harianjogja.com, BANTUL- Petani Bawang Merah di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul mengeluhkan serangan hama ulat grayak. Hama tersebut menyerang bagian daun tanaman, hal tersebut menyebabkan petani bawang merah terancam gagal panen.
"Kalau ulat biasa disemprot pestisida sudah mati. Tapi yang menyerang ini jenis ulat grayak. Ulatnya sudah kebal," kata Mbah Tyo selaku petani bawang merah ketika ditemui Harian Jogja, Kamis (27/6/2019)
Mbah Tyo sendiri memiliki luas tanaman bawang merah sekitar 1.000 meter persegi. Pada usia tanam 25 hari sekarang ini hampir semuanya terserang hama. Kondisi daunnya menguning dipenuhi oleh ulat kecil berwarna hijau, coklat ke hitam-hitaman, serta memiliki bercak kuning.
Menurutnya ulat grayak mulai menyerang sejak tanaman bawang merah berumur satu minggu, ulat tersebut menyerang pada bagian daun sehingga mengganggu sistem pertumbuhan. "Kalau kondisinya seperti ini, terancam nggak bisa panen," katanya.
Selain dilahan Mbah Tyo, ulat grayak diketahui juga menyerang area tanaman bawang merah yang lain. Hama lumayan parah menyerang tanaman milik Supardi. Ia menyampaikan, tanaman bawang merah miliknya berusia 25 hari dan kondisinya tak jauh berbeda dengan tanaman Mbah Tyo. Daunnya menguning dan dipenuhi oleh ulat.
Supardi mengaku sudah berulang kali. Bahkan setiap hari melakukan penyemprotan dengan pestisida. Namun hasilnya tetap sama. Ulat justru semakin ganas menyerang daun tanaman bawang merah miliknya.
"Setiap hari terus saya semprot tanpa henti. Bahkan, malam hari juga saya semprot. Belum mau hilang. Kalau seperti ini ya, udah susah. Bisa gagal panen," jelas Supardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.
Noel mempertanyakan tuntutan kasus korupsi K3 Kemenaker karena selisih hukuman dengan terdakwa lain dinilai terlalu tipis.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.