Pemilu di Gunungkidul Berjalan Lancar, Tak Ada Petugas yang Dipecat

Ilustrasi - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
03 Juli 2019 00:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU dan Bawaslu Gunungkidul memastikan tidak ada petugas pemilu yang dipecat karena netralitas maupun kesalahan dalam menjalankan tugas.

Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan tahapan Pemilu 2019 masih berjalan. KPU masih memiliki tugas untuk menetapkan dan mengajukan proses pelantikan calon anggota legislatif (caleg) terpilih.

Menurut dia, KPU telah mengkaji penyelenggaraan pemilu. Hasilnya, penyelenggaraan pemilu berjalan lancar. Hani tidak menampik pada saat pemungutan suara ada sejumlah masalah seperti pencoblosan ulang di dua TPS. Namun demikian, hal tersebut tidak menganggu tahapan dalam pemilu. “Semua lancar dan bahkan untuk pembayaran petugas di TPS juga tepat waktu,” katanya kepada wartawan, Selasa (2/7).

Menurut dia, keberhasilan penyelenggaraan juga tidak lepas dari kinerja petugas di lapangan. Dia mengklaim tidak ada petugas di TPS yang dipecat karena masalah kinerja dan netralitas. “Tidak ada masalah karena petugas menjalankan kewajibannya dengan baik,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono. Menurut dia, Bawaslu sudah mengevaluasi Pemilu 2019, baik di internal pengawasan maupun penyelenggaraan oleh KPU. “Memang ada catatan, tetapi secara umum pemilu berjalan dengan baik,” katanya.

Is Sumarsono memastikan tidak ada petugas pengawas yang diberhentikan. Bawaslu juga memberikan sejumlah catatan seperti adanya surat suara tertukar antardapil hingga pelaksanaan pemilihan ulang di dua TPS. Selain itu, Bawaslu menyoroti tindak pidana perusakan surat suara oleh pemilih. “Masalah ini sudah diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Beberapa masalah memang jadi catatan, tapi secara umum masih berjalan baik,” katanya.