Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ilustrasi/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU dan Bawaslu Gunungkidul memastikan tidak ada petugas pemilu yang dipecat karena netralitas maupun kesalahan dalam menjalankan tugas.
Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan tahapan Pemilu 2019 masih berjalan. KPU masih memiliki tugas untuk menetapkan dan mengajukan proses pelantikan calon anggota legislatif (caleg) terpilih.
Menurut dia, KPU telah mengkaji penyelenggaraan pemilu. Hasilnya, penyelenggaraan pemilu berjalan lancar. Hani tidak menampik pada saat pemungutan suara ada sejumlah masalah seperti pencoblosan ulang di dua TPS. Namun demikian, hal tersebut tidak menganggu tahapan dalam pemilu. “Semua lancar dan bahkan untuk pembayaran petugas di TPS juga tepat waktu,” katanya kepada wartawan, Selasa (2/7).
Menurut dia, keberhasilan penyelenggaraan juga tidak lepas dari kinerja petugas di lapangan. Dia mengklaim tidak ada petugas di TPS yang dipecat karena masalah kinerja dan netralitas. “Tidak ada masalah karena petugas menjalankan kewajibannya dengan baik,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono. Menurut dia, Bawaslu sudah mengevaluasi Pemilu 2019, baik di internal pengawasan maupun penyelenggaraan oleh KPU. “Memang ada catatan, tetapi secara umum pemilu berjalan dengan baik,” katanya.
Is Sumarsono memastikan tidak ada petugas pengawas yang diberhentikan. Bawaslu juga memberikan sejumlah catatan seperti adanya surat suara tertukar antardapil hingga pelaksanaan pemilihan ulang di dua TPS. Selain itu, Bawaslu menyoroti tindak pidana perusakan surat suara oleh pemilih. “Masalah ini sudah diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Beberapa masalah memang jadi catatan, tapi secara umum masih berjalan baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.