Makin Mahal, Harga Cabai Tembus Rp64.00/Kg

Ilustrasi cabai - Reuters
16 Juli 2019 18:17 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Harga cabai di tingkat pedagang terus merangkak, bahkan tembus Rp64.000 per kilogram. Kenaikan terjadi sejak dua pekan lalu. Stok yang dijual pedagang pun berkurang.

Pedagang sembako di Pasar Wates, Mukidah mengatakan harga cabai mulai merangkak naik sejak dua pekan lalu. "Kini harganya untuk cabai rawit sampai Rp64.000 per kilogram. Kalau sebelumnya Rp30.000," ujarnya pada Selasa (16/7/2019). Harga cabai keriting sampai Rp55.000 per kilogram. 

Ia mengatakan, menjelang musim haji atau iduladha, harga kebutuhan pokok merangkak naik. "Tidak hanya cabai saja yang lainnya seperti sayur juga naik, tapi paling tinggi yang naik cabai," jelas Mukidah.

Mukidah mengatakan, harga cabai cenderung tidak stabil, terkadang naik terkadang turun. Namun, pada biasanya, harga paling tinggi hanya sampai Rp44.000 per kilogram.

Menurutnya, kenaikan harga cabai beriringan dengan stok yang turun. Ia biasanya menyediakan stok cabai tiap hari di lapaknya sebanyak 4 kilogram. Namun, saat ini yang ia jual hanya 2 kilogram saja. Ia biasa mendapatkan stok cabai dari Muntilan dan sebagian dari lokal Kulonprogo.

Harga cabai di tingkat petani pun naik dan memberikan keuntungan pada petani cabai. Petani cabai di pesisir Kulonprogo, Dusun Bugel, Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Sukarman mengatakan harga cabai perlahan meningkat sejak panen Mei lalu.

"Harga terus bagus, dimulainya sejak setelah lebaran kemarin," ujar Sukarman. Bahkan, kini petani tidak hanya menjual ke lokal pasar Kulonprogo saja, tapi juga ke Jakarta dan Pulau Sumatra.

Tidak hanya harga yang bagus, kualitas cabai panenan kali ini juga dianggap bagus. Kualitas tersebut dipengaruhi salah satunya oleh Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Saat musim kemarau, OPT cenderung berkurang dibanding saat musim hujan lalu.