Puskesmas Wonosari 2 Bersiap Tempati Bekas Kantor Dinkes
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
Kasdam IV/Diponegoro Brigjen Teguh Muji Angkasa (depan pakai topi) meninjau pembangunan jalan baru di Desa Banaran, Kecamatan Playen, yang dilaksanakan dalam program TMMD, Jumat (19/7/2019)./Harian Jogja/ David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) IV/ Diponegoro, Brigjen Teguh Muji Angkasa, meninjau pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di Desa Banaran, Kecamatan Playen, Jumat (19/7/2019). Dalam peninjauan yang dilakukan Teguh mengingatkan penyelesaian program sesuai dengan target yang dicanangkan.
“Di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pernah terjadi program TMMD selesai tapi program yang dijalankan belum selesai sesuai dengan target sehingga pelaksanaan harus molor karena menyelesaikan program yang belum terselesaikan. Saya harap hal ini tidak terjadi di Gunungkidul,” kata Teguh di sela-sela peninjauan, Jumat.
Menurut dia pengerjaan yang molor berdampak terhadap nama institusi. Selain itu, dari sisi anggaran harus dipertanggungjawabkan secara tepat waktu. “Kalau sampai tidak tepat waktu maka tidak baik hasilnya,” katanya.
Teguh menjelaskan dari sisi program sudah terjadwal dengan jelas. Sedangkan dari sisi pelaksanaan juga tidak ada masalah karena dari iklim di Indonesia hanya ada penghujan dan kemarau. “Musimnya tidak akan banyak ganti sehingga bisa diprediksi. Kalau saat musim hujan bisa memperkirakan jadwal pelaksanaannya. Jika waktu tidak mencukupi, maka bisa melakukan kegiatan pra-TMMD sehingga saat program dijalankan bisa menyelesaikan semuanya,” katanya.
Dijelaskan Teguh, kunci di dalam pelaksanaan tidak hanya bertumpu pada para anggota TNI, tetapi butuh partisipasi dari masyarakat. “Kalau hanya TNI tidak selesai sehingga butuh dukungan dari warga sekitar. Saya melihat partisipasi warga di sini [Desa Banaran] baik dan mudah-mudahan program ini memberikan manfaat,” katanya.
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf. Noppy Laksana Armyanto, mengatakan jajarannya ingin pelaksanaan TMMD berjalan dengan sukses. Dari sisi anggaran tidak masalah karena sudah ada dukungan untuk pelaksanaan.
Menurut dia untuk mengantisipasi melesetnya target, Kodim menyiasati dengan melaksanakan pembangunan pra-TMMD selama satu bulan sebelum program resmi dibuka. Untuk hasilnya, Noppy mengakui sudah sangat signifikan karena penyelesaian sudah mencapai 70% dari yang ditargetkan. “Dengan melihat perkembangan kami optimistis saat ditutup seluruh program selesai tepat waktu,” katanya.
Kepala Desa Banaran, Suminto, senang dengan adanya program TMMD di desanya. Menurut dia dengan program ini ada perbaikan signifikan terhadap infrastruktur yang dimiliki. “Masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Untuk pelaksnaaan, kami juga mengajak masyarakat agar berpartisipasi dalam program pembangunan bersama anggota TNI,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist