Gelombang Tinggi, Pengunjung Parangtritis Diimbau Tak Mandi di Laut

Ilustrasi gelombang di pantai. - JIBI
28 Juli 2019 09:27 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Komandan SAR Pantai Parangtritis, Ali Joko Susanto menyatakan selama beberapa terakhir gelombang di Parangtritis mengalami pasang mencapai empat hingga lima meter. Gelombang di atas empat meter itu sering terjadi pada pagi dan sore hari.

“Jadi ombak pasangnya itu datang ketika pagi hari kisaran pukul 09.00 WIB, kadang mencapai shelter pengamanan [shelter SAR Paris], tetapi untuk pasang surutnya masih normal. Biasanya juga sore pukul 17.00 WIB ombak pasangnya datang lagi,” katanya Rabu (24/7/2019).

Menurutnya hal tersebut disebabkan oleh faktor angin kencang kencang beberapa hari di kawasan pantai Parangtritis. “Mungkin gara-gara faktor angin ya makanya gelombangnya meningkat, tapi kami selalu lakukan patroli agar untuk melakukan penjagaan kepada pengunjung,” ujarnya.

Ia juga menambahkan gelombang pasang tersebut tidak terlalu berpengaruh kepada jumlah pengunjung yang datang, untuk hari ini Ali mengatakan jumlah pengunjung yang datang masih terhitung sedikit lantaran bukan hari libur.

“Untuk hari ini ya sepi karena bukan hari libur, biasanya kalau Sabtu atau Minggu pasti ramai. Menanggapi soal gelombang pasang yang mencapai 10 meter dari bibir pantai, kami imbau para pengunjung untuk tidak mandi atau main air terlalu ke tengah. Kami khawatir jika ada korban tenggelam lagi,” katanya.