Sudah Mencapai Rp80.000, Harga Cabai di Bantul Terus Naik

Ilustrasi. - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
01 Agustus 2019 11:07 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Harga cabai rawit di Bantul mengalami kenaikan. Di Pasar Bantul, harga cabai rawit sudah mencapai Rp80.000 per kilogram.

Salah satu pedagang cabai, Ami menyampaikan bahwa kenaikan harga ini sudah berlangsung selama setengah bulan terhitung dari pertengahan bulan Juli. Sedangkan harga tertinggi yaitu jenis cabai rawit merah yang harganya mencapai Rp80.000.

“Satu minggu sebelumnya itu masih Rp65.000 terus selang dua hari jadi Rp75.000 sekarang sudah Rp80.000, jadi naiknya itu bertahap tidak langsung. Ini dampaknya sangat merugikan kami para pedagang, biasanya bisa jual 1 kilogram, sekarang hanya 1 ons,” katanya ketika ditemui Harianjogja.com pada Rabu (31/7/2019).

Ami menceritakan kenaikan ini disebabkan oleh minimnya pasokan dari kalangan petani. Pemasok biasanya yang berasal dari Wonosobo dan berdasarkan informasi yang diterimanya, kawasan tersebut sedang mengalami gagal panen lantaran musim yang ekstrim.

“Jadi faktornya ya itu, pemasoknya gagal panen katanya. Untuk membeli satu kilogram cabai dari petani kita harus ngeluarin uang sebesar Rp70.000 sampai Rp75.000. Kalau kondisinya seperti ini kami biasanya mengurangi pembelian, takutnya nggak laku malah kita sendiri yang rugi,” jelas Ami.

Kendati demikian harga cabai jenis lain seperti cabai hijau, serta merah teropong dan juga cabai lalap masih terhtung stabil.

“Cabai hijau Rp35.000, merah teropong Rp70.000, kalau cabai lalap masih stabil juga yaitu Rp60.000 perkilogram,” kata Ami.