Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi internet/Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Sekolah diimbau untuk menyediakan akses Internet yang sehat dan sesuai dengan kebutuhan akademik.
Kepala Bidang Persandian dan Telekomunikasi Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Jogja, Tri Haryanto mengatakan saat ini seluruh sekolah di Kota Jogja telah terkoneksi dengan Internet. Selain untuk para guru dan karyawan, akses Internet tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh para peserta didik. “Namun tetap ada batasan-batasan. Untuk itu Pemkot membuat setting webs yang bisa diakses dan jam penggunaan,” ucap dia di sela-sela kegiatan lokakarya Internet Sehat bagi Para Guru yang dielar di Royal Darmo Malioboro Hotel, Selasa (6/8/2019).
Melalui lokakarya tersebut, kata Tri, para tenaga pendidik mendapatkan sejumlah materi, di antaranya regulasi dan keamanan informasi, psikologi anak dalam penggunaan internet, dan pengalihan penggunaan internet secara positif. “Guru perlu memahami psikologi anak terkait Internet, tidak asal melarang,” katanya.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan Internet kini memang sudah bukan hal asing bagi anak-anak. Oleh karena itu orang tua bertugas menjadi benteng agar aktivitas anak-anak dalam menggunakan Internet bisa tetap terjaga.
Selain itu sekolah juga bertanggung jawab mengondisikan anak-anak untuk menggunakan Internet secara bijak. Terlebih di kurikulum saat ini peserta didik berperan lebih aktif dengan presentasi dan diskusi. “Sebagai bahan mereka kerap merujuk ke Internet, padahal tidak semuanya benar. Kebanyakan sumber di Internet hanya copy paste,” ujarnya.
Melalui lokakarya tersebut, dia berharap para guru selain memberi tugas pada peserta didik untuk mencari bahan sendiri, juga memberi tahu mana saja sumber yang valid dan mana yang abal-abal. “Guru seharusnya bisa membuat ekosistem penggunaan internet sehat di lingkungan sekolah masing-masing,” kata Heroe.
Masifnya penggunaan Internet juga ia lihat sebagai tantangan bagi para guru. Sebab saat ini sudah banyak bahan-bahan pelajara yang bisa diakses di Internet. Itulah sebabnya guru harus bisa menyediakan bahan pelajaran yang lebih daripada yang sudah ada di Internet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
BMKG mencatat 776 titik panas di Kalsel pada Sabtu. Sebaran asap meluas ke Kalteng dan Kaltim, sementara jarak pandang turun hingga 200 meter
Suadesa Festival 2026 menghadirkan 40 UMKM dengan produk kerajinan, makanan dan kuliner untuk memperluas pasar serta menjaring pelanggan baru
DPRD Kota Jogja mendorong korban kekerasan mendapat pendampingan hingga pulih dari trauma melalui Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak.
Pameran UMKM dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah mencatat 15.159 pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp1,165 miliar.
Ketergantungan Indonesia pada implan medis impor mencapai 92%-94%. Pakar mendorong penguatan riset, pendanaan, kolaborasi, dan regulasi nasional.