24 Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Boyolali
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Ilustrasi. /Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BANTUL – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bantul, Dwi Daryanto menyampaikan bahwa mulai bulan Januari hingga Juli 2019, pihaknya mencatat ada 82 kejadian kebakaran di Bantul. Musim kemarau turut menjadi pemicunya.
“Dari bulan Januari sampai Juli kemarin ada 82 kejadian, sedangkan di Juli ada 26 kejadian kebakaran. Itu berdasarkan catatan kami,” kata Dwi ketika di Hubungi Harianjogja.com pada Sabtu (5/8/2019).
Dwi juga mengatakan selain cuaca, pemicu kebakaran adalah lalainya seseorang ketika sedang membakar sampah yang dapat menyebabkan kebakaran lahan. Sedangkan untuk kebakaran rumah biasanya dipicu oleh si pemilik rumah tersebut.
“Kalau rumah itu biasanya dipicu sama human error atau pemiliknya sendiri, terkadang masih banyak orang yang lupa mematikan kompor ataupun saluran listrik yang konslet dan juga lainnya. Jadi pemakaian listrik yang tidak wajar juga jadi pemicu kebakaran,” lanjut Dwi.
Menurut Dwi, seharusnya pada musim angin dan juga kemarau pada tahun ini para warga mampu menahan untuk tidak membakar sampah tanpa diawasi dengan ketat. Selain itu warga juga harus selalu mengecek kembali saluran listrik sebelum meninggalkan rumah.
“Sebetulnya hanya denga dua cara itu kejadian kebakaran bisa diminimalisir, karena pemicu yang paling banyak dua itu tadi. Harusnya masyarakat bisa lebih bijak ketika akan membakar sampah dan juga meninggal kan rumah,” kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Jumat 15 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
KKP mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat hilirisasi perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.