30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Sapi-sapi yang dipasarkan di Pasar Hewan Imogiri. Foto diambil beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Perdagangan hewan kurban di Bantul pada Iduladha tahun ini lesu. Meski mengalami kenaikan, namun jika dibanding dengan Iduladha tahun lalu, kenaikan harga hewan kurban saat ini tidak signifikan, selain itu jumlah pembeli pun merosot.
Lurah Pasar Hewan Imogiri, Turadi mengatakan harga sapi sejak sebulan terakhir hanya di kisaran Rp19 juta sampai Rp28 juta, belum ada yang mencapai lebih Rp30 juta. Padahal saat Iduladha tahun lalu, sapi yang semula berharga Rp28 juta, bisa laku lebih dari Rp30 juta. "Kalau dibanding dengan Iduladha tahun lalu harganya memang jauh lebih murah sekarang, " kata Turadi kepada Harianjogja.com, Jumat (9/8/2019).
Saat ditanya soal penyebabnya, Turadi mengaku tidak tahu alasan rendahnya tingkat kenaikan harga sapi saat Iduladha tahun ini. Meski begitu dia menduga stok sapi yang melimpah jadi biangnya.
Sapi yang masuk Pasar Hewan Imogiri setiap pasarannya, kata dia, berkisar antara 200-250 ekor. Sementara tahun lalu jelang Iduladha tiap pasarannya yang masuk hanya 150-200 ekor.
Sapi-sapi tersebut didatangkan bukan hanya dari peternak di Bantul, namun ada juga dari Gunungkidul, Sleman, dan Kulonprogo. “Kalau pasaran di sini [Pasar Hewan Imogiri atau yang disebut Pasar Legi] adalah setiap lima hari sekali atau setiap Pasaran Legi,” ucap dia.
Dari jumlah sapi yang masuk atau yang dijual oleh tiap belantik atau penjual sapi, yang laku hanya sekitar 80%. Sebagian besar sapi yang laku adalah sapi Jawa atau sapi putih.
Sementara kambing domba yang masuk ke Pasar Hewan Imogiri rata-rata mencapai 150-180 ekor tiap pasaran dengan harga per ekornya mencapai Rp2,5 juta sampai Rp3,3 juta.
Slamet Sudiharjo, salah satu belantik asal Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Bantul, membenarkan harga sapi tahun ini tidak semahal Iduladha tahun lalu. Di tahun-tahun sebelumnya, ketika menjelang Iduladha, dia bisa menjual lima sampai tujuh ekor sapi. “Kalau saat ini maksimal hanya tiga ekor sapi, itupun pembelinya kebanyakan dari sini-sini saja, tidak ada yang dari luar kota seperti tahun-tahun sebelumnya, " kata Slamet.
Senada, Budi, salah satu penjual kambing asal Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Bantul mengaku jelang Iduladha tahun ini kambingnya baru laku 30 ekor. Jumlah itu diakui dia menurun ketimbang tahun lalu yang mencapai 40 ekor lebih.
Terkait dengan harga, dia mengaku naik jika dibandingkan dengan hari biasa, "Itu pun kenaikannya sedikit, cuma sekitar Rp100.000-150.000 per ekor," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Cara cek jalan ditutup dan kondisi kemacetan real-time di Google Maps lewat fitur Lalu lintas di ponsel Android maupun iOS.
Luca Marini meninggalkan Honda HRC akhir musim 2026 dan bergabung dengan KTM Tech3 mulai MotoGP 2027 dengan kontrak hingga 2028.
Sebanyak 23 orang mendaftar Pilur PAW di lima kalurahan Sleman. DPRD meminta proses seleksi sesuai aturan dan menyoroti pengelolaan TKD.
Marco Melandri memprediksi Marc Marquez menang lima detik di MotoGP Aragon 2026. Ini alasan dan catatan Marquez di MotorLand Aragon.
8 daerah dingin di Indonesia menawarkan udara sejuk hingga 9 derajat Celsius, dari Ruteng, Mamasa, Wonosobo hingga Kota Mulia.