Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi leptospirosis,/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO- Sampai pertengahan tahun, di Kulonprogo sudah terjadi 24 kasus leptospirosis, dengan dua orang meninggal dunia. Kecepatan mengenali penyakit tersebut menjadi kunci penanganan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Perlindungan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo Baning Rahayujati mengatakan, kasus leptospirosis terjadi karena kegagalan fungsi organ pada penderita. Penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri leptospira interrogans. Penyebarannya melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi seperti tikus.
"Masyarakat harus cepat mengenali penyakit lepto," ujar Baning pada Kamis (15/8/2019). Kecepatan mengenali penyakit leptospirosis diharapkan bisa mengurangi resiko paling buruk yaitu kematian. Penanganan pada seseorang yang terkena kasus leptospirosis bisa dengan cepat dilakukan. Indikasi orang terkena penyakit tersebut diawali dengan demam dan nyeri betis.
Penyakit leptospirosis biasanya menyerang para petani karena banyak kontak dengan urine tikus sebagai hewan yang terinfeksi. "Kalau sudah terlanjur (kontak dengan urine tikus) langsung membasuh kulit dengan sabun deterjen atau mandi," ungkap Baning.
Sampai pertengahan tahun ini, pihaknya mencatat, sudah ada 24 kasus leptospirosis terjadi di Kulonprogo. Dua diantaranya meninggal dunia. Sedangkan, pada tahun lalu, total Dinkes Kulonprogo menemukan 26 kasus leptospirosis dengan lima orang meninggal dunia.
Pihaknya berupaya agar bisa dengan cepat mendeteksi kasus leptospirosis di tiap pelayanan kesehatan. Apabila terindikasi kasus leptospirosis, pihaknya bisa dengan cepat menanganinya. Pemantauan terus dilakukan, dan di tiap pekan ada laporan penyakit yang krusial ditangani.
"Sebaran penyakit leptospirosis merata, ada di tiap kecamatan di Kulonprogo dengan rentang usia penderita berkisar pada 15 tahun ke atas," kata Baning.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin