SD Moemilta Asah Intelektual dan Rasa Sosial Siswa Lewat Beragam Kegiatan

Sejumlah siswa SD Muhammadiyah Miliran Kota Jogja (Moemilta) sedang mengikuti lomba sebagai salah satu agenda memeringati Hari Kemerdekaan RI di halaman sekolah setempat, Kamis (15/8/2019). - Harian Jogja/Uli Febriarni.
16 Agustus 2019 07:07 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Miliran Kota Jogja (Moemilta) mengasah akhlak, kemampuan empati sosial, kecerdasan siswa setempat lewat beragam rangkaian kegiatan.

Waka Humas SD Muhammadiyah Miliran, Ardan Fahrudin mengungkapkan, pada Agustus 2019 ada dua momen penting yang diperingati oleh SD Muhammadiyah Miliran, yaitu Iduladha dan Hari Kemerdekaan `

Terkini, HUT Kemerdekaan RI diperingati di sekolah dengan sejumlah perlombaan, pada Kamis (15/8/2019). Lomba-lomba tersebut antara lain lari kelereng dengan sendok, balap karung, memasukkan pena ke dalam botol, kebersihan kelas, memindahkan bendera. Ia mengungkapkan, bendera yang dipindahkan tertera poin rukun Islam dan rukun iman, sehingga saat memindahkan bendera, siswa sekaligus diminta mengurutkan poin-poin rukun iman dan rukun Islam tadi.

"Lomba diikuti oleh 111 siswa, berasal dari kelas I sampai VI. Perwakilan kelas yang memenangkan lomba akan mendapat bingkisan. Namun untuk lomba kebersihan kelas, pemenang akan mendapat tropi," ujarnya, Kamis.

Lewat terlaksananya lomba, sekolah berharap anak-anak punya semangat mengisi kemerdekaan, tidak hanya bersenang-senang dengan lomba. Tetapi, ada nuansa membangun kecerdasan dan keterampilan.

Di zaman yang sudah modern seperti ini, pihaknya berharap siswa bisa sungguh-sungguh belajar dalam mengejar cita-cita dan banyak bersyukur. Karena bila dibandingkan dengan perjuangan pahlawan, anak masa sekarang sudah dimudahkan berbagai teknologi.

"Nilai perjuangan pahlawan harus kita contoh, salah satunya belajar sungguh-sungguh dan memanfaatkan teknologi sebaik-baiknya secara positif. Karena teknologi tidak bisa dilepas, tetapi bisa diarahkan," katanya.

Beberapa hari sebelumnya, sekolah sudah lebih dahulu memeringati hari raya Idul Adha, lewat pembagian daging kurban bagi warga sekitar sekolah, pada Senin (12/8/2019).

Kegiatan tersebut dibuat untuk mengasah kepedulian dan empati siswa dengan cara mengajak mereka berbagi. Ada 14 orang siswa kelas VI, dilibatkan dalam kegiatan bertema Indahnya Berbagi, Berbagi Kebahagiaan itu. Sebanyak satu ekor lembu, lima ekor kambing disembelih di sekolah, tiga kambing lainnya disalurkan kepada TK mitra sekolah di wilayah Kota Jogja.

Ardan menambahkan, pihaknya ingin menghadirkan sinergi, antara kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan dengan apa yang sudah menjadi visi sekolah, yaitu terwujudnya generasi Islami berakhlak mulia, unggul, peduli lingkungan sekitar dan berwawasan global.

"Sekolah tidak hanya ingin asah intelektual tapi juga kecerdasan emosional, akhlak mulia, kepedulian tinggi," kata dia.

Seorang siswa kelas VI, Suwardana mengaku senang dilibatkan dalam acara pembagian daging kurban. Hal itu menjadi pengalaman pertama baginya dan berharap pembagian daging kurban bisa dilakukan tiap tahun.