Masyarakat Diajak Berpikir Kritis dengan Membaca Buku
DPAD DIY dan DPRD DIY mendorong budaya membaca melalui bedah buku 1001 Tanya Wakil Rakyat untuk meningkatkan literasi, berpikir kritis, dan pemahaman masyarakat
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, BANTUL- Jelang Pilkada Bantul 2020 mendatang sejumlah tokoh yang terang-terangan akan mencalonkan diri maupun tokoh yang didorong untuk maju mulai bermunculan. Tokoh yang muncul dari yang didukung partai politik maupun independen atau bakal calon perseorangan.
Salah satu bakal calon independen yang sudah mantap untuk maju adalah Sulistyo Atmojo. Ketua Paguyuban Dukuh Bantul atau Pandu itu mengklaim sudah mengantongi banyak dukungan dan sesorah bisa masuk syarat pencalonan.
Sulistyo mengatakan niatnya untuk mencalonkan diri bermula dari dorongan dari sejumlah pihak, terutama para dukuh di Bantul dan masyarakat, sejak beberapa bulan terakhir. Ia diminta untuk mencalonkan diri dengan melalui jalur independen atau tanpa dukungan partai politik.
“Masyarakat yang mengharapkan saya maju melalui kendaraan independen. Mereka berharap jalur independen bisa memberikan sumbangan yang nyata karena lebih leluasa. Kalau lewat partai kan kekuasaan ada di tangan partai,” kata Sulistyo, saat dihubungi Selasa (19/8/2019).
Menurut dia, saat ini para pendukungnya juga sudah mempersiapkan diri pencalonannya untuk mencapai syarat minimal sebanyak 60.000 dukungan. Ia optimistis dapat meraih banyak dukungan meski jalur independen belum ada sejarahnya meraih kemenangan di kabupaten dan kota di DIY.
Ia mengatakan keinginannya melalui jalur independen juga merupakan bagian dari pembelajaran politik bagi masyarakat bahwa masyarakat berhak menentukan calon dan memilihnya tanpa harus diwakilkan oleh partai politik. “Modal yang saya siapkan adalah keberanian dan kapasitas,” kata Sulistyo.
Sulistyo merupakan putra kelahiran Purwokerto, 17 April 1964. Ia merupakan Ketua Pandu hingga 2024 mendatang. selain di Pandu, ayah dari dua anak ini juga merupakan sekretaris umum Paguyuban Lurah dan Pamong Desa Tunggul Jati Bantul dan sekretaris satu Paguyuban Lurah dan pamong Desa “Ismaya” DIY. Selain di paguyuban dukuh dan perangkat desa, Sulistyo juga menjabat sebagai Majelis Pertimbangan Karangtaruna tingkat kabupaten dan provinsi. Ia juga sebagai Dewan Pembina Tagana Bantul.
Sulistyo mengatakan dalam beberapa kesempatan berdiskusi dan jaringan aspirasinya di lapangan masih banyak persoalan dari berbagai aspek yang belum terselesaikan mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga lapangan pekerjaan. Penanganan kemiskinan yang dilakukan pemerintah sejauh ini diakuinya kurang menukik. Berbagai persoalan itu akan ia rumuskan bersama tim untuk menjadi program kerja dan janji politik.
Selain Sulistyo, sejumlah tokoh yang muncul dan digadang-gadang untuk maju dalam Pilkada Bantul adalah Suharsono yang saat ini menjabat bupati Bantul dari Gerindra, Abdul Halim Muslih sebagai wakil bupati Bantul dari PKB. Kemudian ada Dewata Eka Putra (pengusaha), Agus Santosa, Joko Purnomo (PDI Perjuangan), serta Nur Rohmat (pengusaha). Bahkan spanduk bergambar Nur Rohmat disandingkan dengan Abdul Halim Muslih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY dan DPRD DIY mendorong budaya membaca melalui bedah buku 1001 Tanya Wakil Rakyat untuk meningkatkan literasi, berpikir kritis, dan pemahaman masyarakat
Dinsos Bantul mencatat 64.059 peserta PBI BPJS Kesehatan yang dibiayai APBN dinonaktifkan hingga Oktober 2026. Pemkab siapkan anggaran Rp60 miliar.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus menggaungkan kampanye Wajib Belajar 13 Tahun. Berbagai kegiatan dilakukan untuk menyosialisasikan program tersebut.
Abdul El-Sayed memenangkan pemilihan Senat Michigan dan mencetak sejarah sebagai senator Muslim pertama di Amerika Serikat.
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi mengapresiasi pengabdian IGRA selama 24 tahun dalam memperkuat pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai agama
DPRD dan Pemda DIY menyepakati dua Raperda tentang perlindungan kawasan karst dan pengembangan ekosistem perfilman.