Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Warga saat melihat sumur bor mengeluarkan air secara alami di Dusun Widoro Lor, Bendung, Semin. Rabu (21/8/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Warga Dusun Widoro Lor, Bedung, Semin dikejutkan dengan adanya fenomena air keluar dari tanah secara alami. Fenomena alam ini muncul sejak Senin (19/8/2019) sore dan airnya terus mengalir hingga sekarang.
Pemilik sumur, Suyadi mengatakan, proses pembuatan sumur bor rencananya digunakan untuk mengaliri area pertanian yang gersang saat kemarau. Diapun meminta orang Nglipar membuatkan sumur bor di tengah ladang dengan harapan bisa dimanfaakan untuk area pertanian.
“Biaya untuk bikin sumur Rp6 juta dengan perjanjian mendapatkan sumber air,” kata Yadi kepada wartawan, Rabu (21/8/2019).
Setelah perjanjian sumur disepakati, pada Senin siang sekitar pukul 10.00 WIB pengeboran mulai dilakukan. Pada hari pertama pengeboran kedalaman sudah mencapai 60 meter. Menurut Yadi, berhubung sudah sore, rencananya pengerjaan akan dilanjutkan Selasa pagi sehingga proses pengeboran dihentikan.
Meski demikian, pada saat akan pulang ke rumah ada fenomena aneh terjadi. Dari dalam lubang sumur yang dibor mulai keluar air secara alami tanpa bantuan mesin pompa pengangkat. “Saya kaget karena air mengalir secara alami dan berlangsung hingga sekarang,” katanya.
Menurut dia, fenomena ini sudah dilaporkan ke pihak desa dengan dilakukan pengetesan debit air. Hasil dari pengecekan diketahui sumber air ini memiliki debit 1,5 liter per detik.
“Masih dibiarkan mengalir dan alirannya dimanfaatkan untuk menggenani lahan yang mengering serta untuk menyirami tanaman rumput gajah milik warga,” ungkapnya.
Fenomena air keluar dari dalam bumi secara alami ini menjadi tontotan. Warga yang penasaran menyempatkan diri untuk melihatnya. Bahkan sejumlah warga nekat langsung meminum air ini serta digunakan untuk mencuci muka hingga bagian tangan dan kaki.
“Airnya seger dan mudah-mudahan bisa memberikan manfaat,” kata salah seorang warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Harga pangan terbaru naik, cabai rawit tembus Rp82.450/kg. Cek daftar lengkap harga beras, daging, telur, dan minyak hari ini.
Pariwisata Jogja bertransformasi dengan destinasi baru seperti glamping, heritage, dan hidden gems yang menawarkan pengalaman unik dan berkelanjutan.
Polresta Sleman siagakan tim urai hadapi libur Waisak dan Pancasila 2026. Wisata Merapi juga full booking, arus diprediksi padat.
PSG vs Arsenal di final Liga Champions 2026 digelar di Budapest. Simak jadwal, kekuatan tim, dan peluang juara.
Bulog pastikan harga ekspor beras ke Malaysia di atas HET domestik. Langkah ini untuk tingkatkan kesejahteraan petani dan ekonomi nasional.