6 Kelompok Informasi Masyarakat Tampil dalam Lomba Pertunjukan Rakyat Sleman

Salah satu Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tampil dapam Lomba Pertunjukan Rakyat, Minggu (25/8/2019) di Lapangan Denggung. - Harian Jogja/Yogi Anugrah
25 Agustus 2019 15:57 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman menggelar Lomba Pertunjukan Rakyat, Minggu (25/8/2019) di Lapangan Denggung. Dengan mengusung tema Bijak Bermedia Sosial Menuju Sleman Maju, sebanyak enam Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) tampil dalam lomba tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sleman, Nur Hidayati mengatakan, lomba pertunjukkan rakyat tersebut merupakan gelaran kedua yang dilaksanakan Diskominfo Sleman. Gelaran pertama pada tahun lalu, diikuti 14 KIM yang ada di Sleman.

“Tujuannya untuk memberikan motivasi dan juga apreisasi kepada KIM di sleman. Mereka jaringan diseminasi informasi untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat,” kata Nur Hidayati kepada Harian Jogja, Minggu (25/8/2019).

Selain itu, ia mengatakan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mempromosikan tentang keberadaan KIM kepada seluruh masyarakat Sleman, sekaligus  dalam suasana kemerdekaan.

“Yang ditampilkan KIM seperti seni drama, ketoprak maupun lagu-lagu.  Kesenian yang dekat dengan masyarakat,” kata dia.

Ia mengatakan, perlombaan tersebut langsung dinilai oleh tiga orang dewan juri, yakni dari Sleman Creative Space, pelaku dan pemerhati seni, serta dari Dinas Kebudayaan.

“Mereka yang berlomba menyiapkan secara mandiri, mulai dari berlatih dan membuat cerita. Yang penting pesan yang ingin disampaikan sesuai dengan tema bijak bermedia sosial,” ujar dia.

Kepala Diskominfo Sleman Eka Suryo Prihantoro mengatakan saat ini, di Sleman terdapat 33 KIM. Dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin maju, KIM diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat agar santun dalam bermedia sosial.

“Karena saat ini, banyak informasi yang belum jelas validitasnya bermunculan di media sosial,” ujar Eka.