Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Pelaksana Tugas Bupati Kulonprogo Sutedjo menyerahkan bantuan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pelaku usaha dalam peresmian Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 2019 di Lapangan Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Sabtu (24/8/2019)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Kulonprogo menetapkan Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kulonprogo, sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 2019 yang perlu dicontoh desa-desa lainnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kulonprogo Sofia Nur Hidayati memaparkan dipilihnya Hargorejo sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan karena seluruh perangkat desanya telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan empat program, yaitu kecelakaan kerja, kematian, hari tua dan pensiun.
Selain perangkat desa, sejumlah warga yang bekerja sebagai tenaga pendidik, petani rempah sampai penderes juga masuk di dalam daftar peserta. Saat ini, sebanyak 269 pekerja warga Hargorejo telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri.
“Diharapkan warga yang belum terdaftar karena belum paham pentingnya jaminan sosial bisa segera tergugah hatinya untuk menjadi peserta,” kata Sofia di sela-sela acara peresmian Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 2019 di Lapangan Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Sabtu (24/8).
Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan salah satu strategi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan perlu memperluas manfaat kepesertaan program ini lewat pembentukan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Sebelum Hargorejo, desa lain di Kulonprogo yang telah ditetapkan menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yaitu Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang. Penetapan itu dilakukan pada tahun lalu. Setelah ditetapkan, Desa Hargorejo bakal mewakili Kulonprogo dalam lomba Desa Sadar Jaminan Sosial ketenagakerjaan tingkat nasional pada November mendatang.
Kepala Desa Hargorejo Adi Purnomo mengatakan jaminan sosial ketenagakerjaan memang dibutuhkan bagi warga desanya sebab mayoritas warga bekerja di bidang pekerjaan yang penuh risiko, salah satunya yakni penderes kelapa.
Pekerjaan ini memiliki risiko yang cukup tinggi karena rawan jatuh dari pohon kelapa. Tak jarang, kecelakaan kerja itu bisa mengakibatkan si penderes lumpuh sehingga tak bisa bekerja lagi. “Karena itu, program ini sangat diperlukan agar bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja yang fatal, dapat dibantu keuangannya,” kata Adi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.