Perkenalkan, Ini Kandidat Peserta Pilkada Bantul yang Diusung PAN

ilustrasi. - dok
27 Agustus 2019 18:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Partai Amanat Nasional (PAN) Bantul memastikan ikut andil dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bantul 2020 mendatang dan menargetkan salah satu kadernya masuk jadi bakal calon bupati atau wakil bupati Bantul. Saat ini partai berlambang matahari terbit itu masih terus bekomunikasi dengan sejumlah partai politik.

Ketua Tim Pemenangan Pilkada 2020 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Bantul, Wildan Nafis mengatakan dari semua partai politik yang paling intens untuk diajak komunikasi adalah Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Gerindra, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Wildan enggan menjelaskan ketiga partai itu yang paling sering diajak komunikasi.

Namun berdasarkan perolehan suara pemilihan legislatif (pileg) beberapa waktu lalu, PDI Perjuangan, Gerindra, dan PKB merupakan tiga partai yang memperoleh suara terbanyak. Bahkan PDI Perjuangan dengan 11 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul dapat mengsusung paket bakal calon bupati dan wakil bupati sendiri. Sementara Gerindra posisi kedua delapan kursi, dan PKB posisi ketiga enam kursi.

“Sejauh yang kami tahu PDI Perjuangan dan Gerindra sampai saat ini belum menentukan akan mengusung siapa,” kata Wildan, saat dihubungi Selasa (27/8). PAN dengan modal lima kursi di DPRD Bantul menawarkan salah satu kadernya untuk masuk dalam bursa pencalonan.

Kader tersebut adalah Mahmud Ardi Widanto sebagai mantan anggota DPRD Bantul sekaligus ketua DPD PAN Bantul. Ardi sendiri sudah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam pencalonan sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati.

Wildan sesorah jika salah satu kadernya masuk pencalonan maka peluang untuk menang cukup besar. Ia berkaca pada empat daerah di DIY yang mengambil kader dari PAN dapan mendulang kemenangan meski PAN bukan partai pemenang di DPRD kabupaten dan kota. Sleman misalnya ada Bupati Sri Purnomo, Kota Jogja ada Heroe Poerwadi, Gunungkidul ada Immawan Wahyudi, dan Kulonprogo ada Sutedjo.

“Meski kami bukan partai pemenang tapi untuk menduduki jabatan eksekutif PAN cukup kuat. Jadi peluang menang jika berpasangan dengan PAN cukup besar,” ungkap Wildan. Namun demikian anggota DPRD Bantul tiga periode ini menyatakan hingga saat ini komunikasi dengan semua partai masih cair.

Sementara Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Hanung Raharjo mengatakan PDI Perjuangan sudah memiliki beberapa bakal calon baik dari kader internal maupun eksternal. Namun pihaknya masih akan melakukan survei terlebih dahulu sejauh mana bakal calon tersebut yang paling potensial.

Hanung menyatakan PDI Perjuangan siap untuk mengusung paket bakal calon bupati dan wakil bupati sendiri. Namun pihaknya juga membuka diri jika ada partai lain yang ingin bergabung, “Kalau ada yang mau bareng-bareng silahkan, kami terbuka,” kata Hanung.

Sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilu, DPC PDI Perjuangan Bantul, Kusbowo Prasetyo, menyebut nama-nama yang muncul dari kader partai untuk diusulkan menjadi calon di antaranya adalah Hanung Raharjo, Joko Purnomo, Aryunadi, Yoeke Indra Agung Laksana, dan Dwi Kristianto. Tidak hanya dari internal, namun sejumlah kader PDI Perjuangan juga melirik nama di eksternal partai, salah satunya adalah Bambang Wisnu Handoyo (BWH) yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPKAD).